Manado -Wakil Gubernur (Wagub) Sulut Steven Kandouw menerima kunjungan Ketua Umum (Ketum) Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Indonesia, Ratu Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet, di rumah Dinas Wagub Sulut, Kamis (16/03/2023).
Pertemuan Wagub Kandouw bersama Agung Putra Sukahet berlangsung hangat dan penuh keakraban. Membicarakan bagaimana merawat kerukunan dan keharmonisan di Indonesia dan Sulut khususnya.
Agung Putra Sukahet mengatakan, sebagai Ketua Umum Asosiasi Forum Kerukunan Umat Beragama Indonesia bersama Wasekjen Presiden Asosiasi Klub Indonesia membicarakan mengenai bagaimana kita menjaga kerukunan bangsa dan negara ini.
“Dan untuk Sulawesi Utara tetap menjaga merawat kerukunan Sulawesi Utara ini agar tetap rukun,” ujarnya, ketika diwawancarai.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Lanjutnya, sesuai dengan amanat perjanjian bangsa kita, Indonesia ini harus dipelihara di dalam moderasi beragama. “Itu adalah penghormatan kepada kearifan-kearifan lokal, tradisi,” ungkapnya.
Oleh karena itu supaya tetap aman kata Agung Putra Sukahet, Papua kita pelihara sebagai Papua, Ambon sebagai Ambon, Sulawesi Utara, sebagai Sulawesi Utara, Minahasa sebagai Minahasa, Bali sebagai Bali, Jawa sebagai Jawa, Aceh sebagai Aceh, Padang sebagai Padang, itu intinya. “Jadi supaya dijaga dipelihara satu kerukunan,” ujarnya.
Selain itu katanya, Karakter ciri Sulawesi Utara itu tetap menjadi Sulawesi Utara. Ciri Minahasa harus tetap ciri karakter Minahasa di Sulawesi Utara. “Di situlah sebenarnya menjaga NKRI dan Pancasila itu,” pungkasnya, seraya menambahkan, Indonesia dan Sulawesi Utara sangat bergantung kepada kerukunan dan keharmonisan. (J.Mo/*)





