Morut-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) kini tengah berbenah diri, terhitung sejak 13 Januari 2025 Badan yang berorientasi pada masalah kebencanaan dan tanggap darurat tersebut, telah memfungsikan bangunan Work Shop mereka sekaligus menjadi kantor yang definitif.
Kepala BPBD Morut, Delfia Parenta ST, kepada media ini, Rabu (19/02/2025), menjelaskan, sebelumnya BPBD Morut berkantor di fasilitas milik Dinas Perikanan Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng). Kata dia, dengan berdirinya Work Shop sekaligus berfungsi sebagai kantor definitif BPBD Morut tersebut, diharapkan pelayan publik kepada masyarakat bisa berjalan lebih maksimal lagi.
“Sumber pembiayaan bangunan Work Shop ini, berasal dari APBD Morut TA 2024 dengan pagu anggaran sebesar Rp. 2 milyar, ” jelas Delfia.
Delfia mengatakan, untuk lebih mengefektifkan dan memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat, pihaknya juga memberlakukan jam piket malam bagi para pegawai yang ada dilingkup BPBD Morut.
- Rakor Bersama Pemda Se-NTT, Menteri Nusron Minta Dukungan Kepala Daerah Wujudkan Transformasi Layanan Pertanahan
- Cegah Masalah di Masa Depan, Menteri Nusron Ajak Pemda Percepat Sertipikasi Tanah Rumah Ibadah di NTT
- Beri Pengarahan Soal Layanan di Kanwil BPN Provinsi NTT, Menteri Nusron: Gunakan Sudut Pandang Masyarakat
“Semuanya itu kami lakukan, bertujuan untuk lebih memaksimalkan fungsi pelayanan publik BPBD Morut kepada masyarakat,” ujar Delfia Parenta. (NAL)








