Minahasa – Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Minahasa Ir. Wenny Talumewo, M.Si didampingi Kadis Perhubungan, Ir. Hendrik K. Kaunang, Kepala Pasar Tondano Djonly Rori, SE Camat Tondano Barat Robert Ratulangi, S.Pd, MM meninjau 70 pedagang yang belum melakukan Rapid test di pasar Tondano, Jumat (17/7/2020).
Asisten Perekonomian dan Pembangunan kepada media menyampaikan bahwa Penutupan toko milik pedagang merupakan tindakan tegas dari pemerintah bagi yang tidak mau mengikuti Rapid test dengan maksud untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19.
Lanjut Talumewo kegiatan rapid test sebenarnya dilakukan agar para pedagang bisa mengetahui keadaan diri masing- masing apakah reaktif atau tidak, hal ini sebenarnya sangat baik juga untuk kesehatan.
“Hal ini kiranya bisa menjadi motivasi bagi masyarakat agar tidak takut dengan rapid test dan juga untuk memutus penyebaran covid 19 demi keamanan dan kenyamanan bersama.” Ujarnya.
- Wali Kota Tomohon Ikuti Peresmian 1.061 Koperasi Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto
- Wakili Gubernur Sulut, Sekwan Silangen Hadiri Pembukaan Turnamen Minahasa Selatan Bermazmur 2026
- Disnakerda Sangihe bersama Yayasan Sinibantu dan PT. Annur Jaya Gelar Pembekelan Bagi 42 Calon PMI Di Politeknik Nusa Utara Tahuna
Talumewo menghimbau kepada seluruh pedagang maupun pembeli agar terus mentaati himbauan pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan, menggunakan masker saat beraktivitas, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, menerapkan pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan bergizi.
“Hal ini harus diterapkan dalam aktivitas sehari-hari agar terhindar dari pandemi covid 19.” Tutup Talumewo. (Ronny)






