Bupati James Sumendap SH, MH (Foto Ist.)
Ratahan – Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara yang belum melakukan vaksinasi untuk menangkal serangan Covid-19 apalagi varian Omicron, terancam mendapat sanksi pemotongan gaji. Karena pemkab Mitra saat ini sedang gencarnya melakukan sosialisasi bukan saja kepada warga tapi kepada ASN tentang bahaya virus tersebut, sehingga harus di vaksinasi.
Hal ini ditegaskan Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap SH, MH, usai mengikuti agenda vaksinasi masal yang di pantau langsung Presiden RI Joko Widodo, melalui daring, Jumat (26/2/2022).
“ASN semua di data, kalau ada yang tidak melakukan vaksin lengkap, gajinya ditahan sampai melakukan vaksin,” tegas Bupati Sumendap.
Lanjut dikatakan bapak pembangunan Minahasa Tenggara ini, ASN harus menjadi contoh dan garda terdepan dalam memerangi covid-19. Makanya sebagai abdi negara harus memberikan nilai yang Bain bagi masyarakat.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruang Rawat Inap Jiwa Di RSD Liun Kendage Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Jani Lukas Optimis Nilai Indeks Inovasi Daerah Sulut Capai Angka Maksimal, Targetkan Predikat Sangat Inovatif
- Selang Mei, Polres Amankan 1.358 Butir, Bitung Darurat Obat Terlarang Jenis Trihexyphenidyl
“Mulai Minggu depan, kita mulai dari awal lagi untuk melakukan vaksinasi. Jangan kita kalah dari daerah lain. Minahasa Tenggara harus jadi contoh masyarakat taat program pemerintah,” Pungkas Bupati Sumendap. (*T3)








