Mustarin Humagi
SULUT – Pilkada serentak di Sulut di tengah pandemi Covid-19, relatif aman dan terkendali. Hal ini diungkapkan Kordinator Bidang Penanganan dan Pelanggaran Bawaslu Sulut Mustarin Humagi.
“Ini berdasarkan pantauan kami di lapangan dan jajaran pengawas di kabupaten/kota,” ungkapnya, kemarin.
Dia pun menjamin kesigapan jajaran Bawaslu Sulut hingga kabupaten/kota untuk mengikuti Sidang Pleno Rekapitulasi Suara Pilkada Tingkat Provinsi di Mercure Hotel.
“Kami baru saja melakukan koordinasi terkait pengawasan kegiatan terebut. Berbagi aduan masyarakat sedang dan sudah kami proses. Tapi semua relatif aman dan terkendali,” tutur dia.
- Tandatangani Nota Kesepahaman dengan Pemerintah Provinsi Aceh, Sekjen ATR/BPN: Perkuat Tata Kelola Pertanahan
- Kementerian ATR/BPN Dan KPK Jadikan Sulut, Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Bahas Transformasi Organisasi dan Tata Kerja, Kementerian ATR/BPN Rumuskan Cara Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan
Dari data yang didapat, untuk sementara ada 144 pelanggaran temuan Bawaslu. 50 masuk kategori bukan pelanggaran. Kemudian terkait laporan, yang masuk sejauh ini ada 9 pelanggaran. 18 laporan dikategorikan bukan pelanggaran.
Ketua Bawaslu Sulut Herwyn Malonda menyebut pihaknya masih terus melakukan rekapan data. Begitu pula dengan data dari kabupaten/kota ada yang belum masuk.
Yang pasti kata dia, seluruh temuan dan dugaan laporan akan ditindaklanjuti. “Dan jika terbukti memenuhi unsur kita akan proses bersama dalam Gakkumdu,” sebut Malonda.(***)






