Manado- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengajak seluruh element masyarakat serta partai politik berperan aktif dalam hajatan akbar 5 tahun sekali ini.
Hal itu di katakan Anggota Bawaslu Sulut, Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data dan Informasi Zulkifli Densi saat memberikan sambutan dan arahan kepada seluruh peserta rapat evaluasi penanganan pelanggaran jumlah kursi dan daerah pemilihan pada pemilu 2024.
Kegiatan yang dilaksanakan di Sutan Raja Hotel ini di hadiri oleh Stakeholder, Organisasi Masyarakat, Organisasi Kepemudaan, Partai Politik serta dari Bawaslu Ketua dan Anggota Koordinator PPPS Kab/Kota Se-Sulawesi Utara.
“Kami berharap seluru Masyarakat, tokoh masyarakat serta Partai Politik mari sukseskan pemilu di tahun 2024 ini, jika kemudian ada indikasi pelanggaran pemilu yang kemudian merugikan dan menguntungkan dan/atau mengganggu jalannya proses pemilu, silakan laporkan ke Bawaslu”, ucap Zuldensi.
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
- Sri Sultan Hamengkubuwono X: Indonesia Butuh Insan Pertanahan yang Mampu Baca Peta SekaligusMemahami Manusia
- Pesan Menteri Nusron di 568 Wisudawan/Wisudawati Politeknik Agraria STPN: Jaga Integritas di Mana Pun Bekerja
Bawaslu memberikan kesempatan kepada publik untuk sama-sama mencegah dan mengawasi setiap proses berjalannya tahapan pemilu yang sedang berjalan sampai nanti pada februari mendatang.
Turut memberikan sambutan serta membuka kegiatan ini dari Anggota Bawaslu Sulut lainnya yaitu Donni Rumagit Koordinator Divisi SDM, Organisasi dan Diklat dalam sambutannya beliau menyampaikan terkait beberapa perubahan alokasi kursi pada pemilu 2024.
“ada beberapa dapil mengalami perubahan misalnya di manado, bolmong dan beberapa kab/kota di Sulut, ini akan menjadi tugas kita bersama untuk dapat melakukan tahapan pencegahan agar hal-hal yang tidak diinginkan tidak akan terjadi”, tegas Donny.
Turut hadir sebagai narasumber Nur Fitri Latief, Rosnalina Bukido yang sama-sama tenaga pengajar di Institut Agama Islam Negeri Manado, Abdulrahman Konoras dan Moh. Fikri Darise. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan akan di tutup pada tanggal 03 Mei 2024. (*/J.Mo)







