Sulut – Penerbangan penumpang komersial di Bandar Udara (Bandara) Internasional Sam Ratulangi, mulai Sabtu (25/04) hari ini, dihentikan sementara.
Sesuai edaran yang dikeluarkan PT Angkasa Pura, larangan tersebut berlaku hingga 31 Mei 2020.
Pihak otoritas Bandara Internasional Sam Ratulangi hanya melayani penerbangan kargo, penerbangan darurat dan penerbangan atas izin pemerintah.
Hal ini merupakan kebijakan Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memutuskan menghentikan sementara layanan transportasi udara komersial dan carter. Larangan ini merupakan tindak lanjut dari larangan mudik kepada masyarakat.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
“Untuk sektor transportasi udara, pertama adalah larangan melakukan perjalanan di dalam negeri maupun ke luar negeri, baik menggunakan transportasi udara berjadwal maupun transportasi udara carter,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto dalam konferensi pers, Kamis (23/04) lalu. (*/JM)






