Manado – Informasi geopasial (pemetaan) menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah, mengingat perencanaan berbasic spacial/ ruang dan tempat akan menjadi lebih efektif dan efesien jika dilaksanakan dengan asas keterbukaan serta pemanfaatan.
Kepala Bapelitbangda Manado, Dr Liny Tambajong menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Manado sedang mengembangkan Portal Analisis Data Berbasis Peta (PANADA).
“Aplikasi ini menggabungkan data dan informasi seluruh perangkat daerah menjadi satu sistem dan menampilkannya secara aktual. Bahkan turut membantu mendongkrak PAD melalui penerimaan pajak daerah,” Jelas Kaban Liny.
Yang ingin mencari tahu dan belajar soal Panada ditambahkan Liny, Bapelitbangda Kota Manado Rabu (6/5/2020) akan menggelar diskusi online cerita praktik cerdas.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Kita akan membahas bagaimana PANADA membantu efisiensi perencanaan pembangunan di Kota Manado, Diskusi online akan dimulai pukul 14.00-14.30, live di IG Story @InfoBaKTI,” ajak Kaban Liny.
Diketahui, aplikasi PANADA terpilih sebagai salah satu Praktik Cerdas yang ditampilkan dalam Festival Forum KTI 2018 dan masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 (SINOVIK) Kemenpan RB. (*/JM)







