Manado – Informasi geopasial (pemetaan) menjadi kebutuhan mendesak bagi pemerintah daerah, mengingat perencanaan berbasic spacial/ ruang dan tempat akan menjadi lebih efektif dan efesien jika dilaksanakan dengan asas keterbukaan serta pemanfaatan.
Kepala Bapelitbangda Manado, Dr Liny Tambajong menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Kota Manado sedang mengembangkan Portal Analisis Data Berbasis Peta (PANADA).
“Aplikasi ini menggabungkan data dan informasi seluruh perangkat daerah menjadi satu sistem dan menampilkannya secara aktual. Bahkan turut membantu mendongkrak PAD melalui penerimaan pajak daerah,” Jelas Kaban Liny.
Yang ingin mencari tahu dan belajar soal Panada ditambahkan Liny, Bapelitbangda Kota Manado Rabu (6/5/2020) akan menggelar diskusi online cerita praktik cerdas.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
“Kita akan membahas bagaimana PANADA membantu efisiensi perencanaan pembangunan di Kota Manado, Diskusi online akan dimulai pukul 14.00-14.30, live di IG Story @InfoBaKTI,” ajak Kaban Liny.
Diketahui, aplikasi PANADA terpilih sebagai salah satu Praktik Cerdas yang ditampilkan dalam Festival Forum KTI 2018 dan masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2019 (SINOVIK) Kemenpan RB. (*/JM)








