Manado – Walikota Manado, DR Ir Godbless Sofcar Vicky Lumentut SH MSi DEA, rapat bersama dengan ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) Kota Manado, ketua FKUB Kota Manado dan Forkopimda membahas kesiapan Pemerintah dan rakyat Manado dalam menghadapi hari raya keagamaan dikaitkan dengan situasi dan kondisi Pandemi Covid 19 Manado. Selasa (23/03/2021).

Dikatakan Walikota GSVL, penularan Covid masih terjadi, karena itu kita berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat agar patuh Prokes Covid 19.

- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Untuk meminimalisir potensi tertular kita akan berusaha mencari solusi dengan memberi himbauan agar tidak ada kerumunan khususnya memperingati hari raya keagamaan,” Ujar Walikota GSVL.

Dikatakan Walikota GSVL, peringatan hari raya keagamaan tidak dilarang, tapi harus taat pada aturan yang sudah ditetapkan. Termasuk jangan sampai terjadi kerumunan, dimana tempat atau lokasi pelaksanaan. Wajib memastikan semua peserta yang hadir dalam kondisi sehat dan negatif Covid-19. Membatasi jumlah peserta yang hadir dengan menjaga jarak berdiri maupun tempat duduk 1 meter.

“Pelaksanaan hari raya dilaksanakan dengan waktu seefisien mungkin. Semoga pandemi Covid 19 bisa segera berlalu, beriringan dengan kesadaran bersama patuh protokol kesehatan. Salam sehat, salam bersih dan salam rukun, Tuhan memberkati,” Tutur Walikota GSVL, seraya mengingatkan mari tetap mematuhi aturan untuk protocol kesehatan, agar kita bisa terhindari dari virus covid 19. (Lipsus)





