MITRA, RedaksiSulut.com – Solusi bagi pencari kerja, sebanyak 800 tenaga kontrak diakomidir Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra).
Demikian disampaikan Bupati Minahasa Tenggara James Sumendap saat memimpin apel akbar bersama para tenaga kontrak di Sport Hall Kantor DPRD, Kamis (16/2/2023).
“Tenaga kontrak ini merupakan solusi untuk mengatasi pengangguran di Kabupaten Minahasa Tenggara,” kata Sumendap.
Menurut Sumendap, ini kebijakan yang diambil oleh Pemerintah Kabupaten, setelah sebelumnya edaran dari Pemerintah Pusat soal penghapusan Tenaga Harian Lepas (THL) dilingkungan pemerintah daerah.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
“Jadi SK tenaga kontrak ini kita terbitkan dua tahun kedepan (sampai 2025, red). Kita akan buat pemberhentian tenaga kontrak ini hanya bisa diberhentikan jika ada evaluasi kinerja dan tidak sepihak,” jelas JS sapaan akrab Bupati Mitra ini.
Selain menerima gaji bulanan, lanjut Bupati, juga akan dicover BPJS kesehatan dan tenaga kerja, bagi tenaga kontrak sampai istri, suami dan anak-anak. “Saya berharap saudara saudara sebagai agen perubahan, pahlawan pembangunan dapat mendedikasikan diri untuk Kabupaten Minahasa Tenggara,” pungkas Bupati James Sumendap. (***)







