Manado – Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, melakukan pemantauan terkait ujicoba penggunaan Insenerator, setelah alat tersebut selesai dipasang. Diawali di lokasi kecamatan Wanea, Jumat (24/01/2020).
Alat tersebut akan dimanfaatkan untuk membakar sampah yang dikumpulkan dari wilayah kecamatan. Dimana Insenerator menjadi solusi saat ini melihat kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumompo yang sudah tidak layak lagi penampung sampah di Kota Manado.
“Melihat kondisi TPA Sumompo sudah tidak layak lagi, Insenerator solusi disaat ini guna mengantisipasi masalah sampah di Kota Manado,” ujar Walikota Vicky Lumentut.
Lanjut, Walikota Vicky Lumentut penggunaan alat ini akan berhenti setelah TPA Regional yang dijanjikan Pemerintah Provinsi dibangun di Minahasa Utara selesai.
- Dekopinda Minut Peringati HUT Koperasi ke-79, Pemkab Apresiasi Pasar Murah untuk Masyarakat
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
“Saya memilih sampah dibakar sambil menunggu selesainya TPA regional karena di Kota Manado tidak ada lagi lahan yang layak untuk TPA,” kata Walikota dua periode pilihan rakyat ini.
Diketahui pengadaan Insenerator sudah melalui kajian yang matang, sebelum pengadaan dilakukan Pemerintah Kota Manado, sudah berkonsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup. Rekomendasi yang diberikan, boleh melakukan pembakaran sampah asalkan suhunya tidak boleh dibawah 800 derajat celcius. Sementara Insenerator milik Pemkot Manado ini suhunya 1.200 derajat celcius. (AH)






