MORUT,- Aktifitas Pabrik PT COR di Dusun Lambolo Desa Ganda-ganda Kecamatan Petasia Kabupaten Morowali Utara Peovinsi Sulawesi Tengah mulai mendapat protes warga sekitar.
Asap yang dihasilkan pabrik Nikel itu dituding penyebab sejumlah warga terserang gangguan pernafasan dan batuk berdarah.
Ketua Harian Gerakan Pemuda Morut, Seprianus Nggaluku Gonti pagi ini (17/02/2021) kepada media ini memberikan keterangan persnya. Ia menyebut bahwa asap pabrik PT COR penyebab tunggal sejumlah warga mengalami gangguan pernafasan.
Ia menyebut salah satu warga yang menjadi korban adalah Ny Elyin Lamaola warga Dusun Lambolo. Selain itu ada satu anak dan dua orang dewasa.
- Langkah Nyata Pembangunan, Desa Lebak Anyar Gelar Musdes Penyusunan RKPDES 2027 dan Laporan Realisasi Semester I
- Hadiri Kawin Masal, Bupati Michael Thungari Terima Penghargaan Inovasi Pelayanan Publik Dari Provinsi Sulawesi Utara
- Gubernur Yulius: BKOW Mitra Strategis Pemerintah, Perempuan Berperan Besar Wujudkan Sulawesi Utara Maju
Ia memperingatkan agar aktifitas pabrik PT COR segera dievaluasi sebelum jatuh korban lebih banyak. Ia mengancam akan memperkarakan hal itu ke lembaga atau organisasi lingkungan serta aparat penegak hukum bila tidak segera disikapi.
Aktifitas pabrik PT COR Desa Ganda – ganda yang diambil dari dokumen Gerakan Pemuda Morut. Dalam foto itu nampak asap sangat menutupi awan dan jarak pandang lebih dari 100 meteran.
“Harus ada evaluasi terhadap aktifitas pabrik itu. Satu nyawa manusia lebih berharga dari pada sebuah industri yang hingga kini belum membuat Ganda- ganda sejahtera,” terangnya
Di hari yang sama,Humas Eksternal PT COR, Ibu Ratna, di konfirmasi melalui pesan Whats App, tidak merespon. (Johnny)






