Bitung-Setelah melalui proses yang panjang, lebih dari setahun, pembahasan rancangan Perubahan Perda nomor 5 tahun 2021 tentang penyertaan modal Pemkot Bitung ke Perumda Air Duasudara Bitung, memasuki babak akhir, dimana Panitia Khusus (Pansus) DPRD mensahkan sebesar 60 miliar rupiah.
Kepastian ini didapat setelah ketua Pansus, Devi Honce Barakati, ST, MPd mengetuk palu dalam rapat Pansus bersama Pemkot Bitung, yang diwakili Asisten 2, bidang Perekonomian dan Pembangunan, John Michael Sondakh, S. Sos, MAP bersama Dirktur Perumda Air Duasudara Bitung, Alfred Salindeho, SE, MM, Senin (7/9/2026) di ruang rapat paripurna DPRD.
“Jadi kita semua sepakat, dana penyertaan modal ke Perumda Air Duasudara sebesar 60 miliar rupiah,” tandas Barakati sambil mengetuk palu. Asisten 2 Pemkot Bitung, John MT Sondakh, S. Sos, MAP mengatakan, dari rencana awal yang Pemkot ajukan sebesar 40 miliar rupiah, yang terdiri dari 25 miliar dalam bentuk barang milik daerah dan 15 miliar dalam bentuk uang, yang akan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah sampai tahun 2035, namun walikota minta dinaikan menjadi 60 miliar, karena mengantisipasi adanya bantuan dari pemerintah pusat atau bank dunia, dalam beberapa tahun kedepan.
Sebelumnya dalam rapat tersebut, Perumda Air mengusulkan 82,9 miliar, dimana anggaran tersebut untuk mengcover masyarakat yang ada di Pulau Lembeh, serta wilayah lain yang belum terlayani jaringan pipa Perumda Air. Akan tetapi, kalau diatas 60 miliar, pihaknya masih akan berkonsultasi lagi dengan walikota selaku Kuasa Pemegang Modal (KPM).
- Camat Kauditan Vilma Anthonie Serukan Pilhut Sejuk, Beda Pilihan Jangan Jadi Pemicu Perpecahan
- Semarak HUT ke-62 Provinsi Sulut, Antar-SKPD Adu Sportivitas Lewat Futsal, Voli dan Kasti
- Lantik 36 Kades Terpilih Periode 2026 – 2034, Bupati Delis : Pilkades Telah Selesai, Mari Bersama Membangun Desa Tanpa Ada Perbedaan
Sementara itu, Kabid Akuntansi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Pemkot Bitung Riicky Layata mengatakan, angka 60 miliar itu dibagi dalam dua bagian yakni 25 dalam bentuk barang yang sudah dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum beberapa waktu lalu yang masih belum dihibahkan ke Perumda Air. Sedangkan yang 35 miliar itu hibah dari pusat dalam waktu dekat.
Direktur Perumdab Air, Alfred Salindeho, SE MM mengatakan, untuk 35 miliar itu merupakan spam regional Bimantara (Bitung, Manado, dan Minahasa Utara) yang merupakan program pemerintah pusat, dimana airnya akan bersumber dari bendungan Kuwil. “Realisasinya mungkin tahun depan,” ujar Salindeho.
Sejumlah anggota pansus mengatakan, berapa pun dana penyertaan modal, dampaknya harus dinikmati oleh masyarakat, dengan meningkatkan pelayanan. “Tidak masalah soal jumlah, asal semua masyarakat dapat terlani, terutama di Makawidey, Kasuari, Lembeh dan wilayah-wilayah lainnya,” ujar ketua DPRD, Vivi Ganap dan anggota DPRD Dewi Suawa. (*)





