Morut-Aktivitas penumpang di KM Ferry Dolosi Penyeberangan Kolonodale–Baturube (Siliti) terus menunjukkan tren peningkatan yang signifikan dari tahun ke tahun. Dari data Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Morowali Utara (Morut), tercatat lonjakan yang cukup mencolok sepanjang 2025. Setiap bulan, jumlah penumpang yang melakukan perjalanan melalui rute Kolonodale–Baturube rata-rata mencapai 1.000 orang.
Pada momen tertentu, angka tersebut melonjak hingga 1.500 penumpang per bulan, menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat di wilayah tersebut.
Pantauan media ini di pelabuhan Kolonodale, lonjakan penumpang yang menggunakan kendaraan jalur laut KM Ferry Dolosi, cukup signifikan jumlahnya, Jumat (05/12/2025).
Peningkatan ini disebut sebagai tren tahunan yang terus berulang, seiring bertambahnya kebutuhan transportasi antar daerah. Pelabuhan penyeberangan menjadi salah satu akses utama warga untuk mobilitas sosial maupun ekonomi.
Memasuki akhir tahun, arus penumpang diprediksi kembali meningkat. menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru). Kebutuhan transportasi diperkirakan melonjak lebih tinggi dibanding, bulan-bulan sebelumnya.
Untuk mengantisipasi kepadatan itu, Dishub Morut bekerja sama dengan pihak ASDP menyiapkan langkah khusus. Pada 22 Desember 2025 akan diberlakukan pelayaran dua trip dalam sehari, untuk memastikan seluruh penumpang bisa terlayani dengan baik.
Kebijakan tambahan trip ini, diharapkan mampu mengurangi penumpukkan di area pelabuhan.Sekaligus memberikan kenyamanan bagi para pengguna jasa penyeberangan. Selain itu, koordinasi intensif antara petugas lapangan, syahbandar, dan operator kapal akan ditingkatkan selama periode libur panjang.
Penumpang juga diimbau mempersiapkan jadwal keberangkatan lebih awal, untuk menghindari antrian panjang yang kerap terjadi di musim puncak seperti Nataru.
Kadishub Morut, Drs Ivan Rizal Mareoli, menjelaskan, bahwa lonjakan penumpang merupakan pola tahunan yang telah diprediksi sebelumnya.
“Setiap tahun selalu terjadi peningkatan. Tahun 2025 rata-rata 1.000 – 1.500 penumpang per bulan. Untuk Nataru kami siapkan dua trip agar pelayanan bisa tetap maksimal,” jelas mantan Kadiskominfo Morut itu.
Ia juga berharap, masyarakat dapat memanfaatkan layanan yang telah disiapkan, dan tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Pemda memastikan pelayanan penyeberangan tetap optimal sepanjang arus libur panjang akhir tahun ini.
“Kami pastikan pelayanan penyeberangan tetap optimal dan maksimal hingga liburan panjang akhir tahun, ” tukas Ivan Mareoli (*)








