Morut – Bagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Pers harus mampu menjadi penyampai informasi yang mendidik dan mencerdaskan seluruh anak Bangsa. Pers hendaknya menjadi medium pencerahan dan pondasi peradaban bangsa dan dunia pada umumnya. Pers dalam politik modern ditempatkan sebagai pilir ke empat demokrasi.
“Pers merupakan satu – satunya kekuatan civil society yang ditempatkan sejajar dengan Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, ” tandas Ketua PWI Sulawesi Tengah (Sulteng), Tri Putra Toana, dalam sambutannya usai melantik/mengukuhkan Pengurus PWI Morowali Utara (Morut) masa bakti 2024-2027, di gedung Pesparawi Beteleme, Kamis (23/01/2024) siang.
Adapun komposisi pengurus PWI Morut masa bakti 2024 – 2027, Ketua, Semuel Siombo, Sekretaris,Teguh Saputra Tamanampo, Bendahara, Erni Johan Bau, Seksi Hubungan Antar Lembaga, Marson Kasio, Seksi Advokasi, Jemmy Kalembiro SH, Seksi Organisasi Pendidikan, Yoksan Mparahe, dan Seksi Wartawan Olah Raga (SIWO), Ronal Parenta.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Morut diwakili Kadisperindakop, Yanisman Botuale SE MM, Wakapolres Morut, Kompol Suhardi, Ketua Dewan Kehormatan PWI Sulteng, Mahmud Matangara, Kalapas Kelas III Kolonodale, Akhmad Arifin, Kapolsek Lembo Ipda Toto, perwakilan Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, perwakilan Pimpinan Perusahaan yang ada di Morut, Ketua Majelis Klasis Beteleme, Pdt Dulianto Tamanampo SPAK, para Kades, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Tri Putra Toana, menegaskan, Pers sebagai pilar demokrasi dijamin kemerdekaan dan diakui konstitusi, UUD NRI 1945, sebagaimana tiga pilir demokrasi lainnya.
“Dalam pola ini, tiga pilar berbagi kewenangan dan saling mengawasi. Pers memiliki tugas tidak kalah mulia, melakukan fungsi pengawasan dan kontrol terhadap Eksekutif, Legislatif, dan Yudikatif, ” tegas Pemilik Perusahaan Tri Media Group itu.
Ia mengatakan, bagi PWI kebebasan informasi menjadi tidak memiliki makna, jika nilai- nilai kebangsaan menjadi runtuh, tenun ke Indonesiaan robek, negara terancam kesatuan dan persatuannya. Untuk itu Pers Indonesia harus mampu berdiri sebagai bagian utuh bangsa ini, bersama- sama komponen bangsa yang lain untuk mengokohkan nilai- nilai kebangsaan dan meneguhkan keIndonesian.
” Saya ingatkan, PWI lahir dari rahim revolusi bersama lahirnya NKRI yang kita cintai. Wartawan dan pemilik media juga dituntut patuh dan memegang teguh Undang- Undang Pers, kode perilaku, dan peraturan lainnya yang berkaitan erat dengan Pers, ” ungkap Ketua PWI Sulteng itu.
Sebelumnya, Bupati Morut diwakili Kadisperindakop, Yanisman Botuale, mengucapkan selamat atas dilantik/dikukuhkannya Pengurus PWI Morut masa bakti 2024- 2027. Kata dia, Pers adalah mitra kerja Pemerintah, khususnya dalam mempublikasikan kerja – kerja positif yang sudah dilakukan Pemda Morut, dalam merealisasikan visi misi daerah ini bagi terwujudnya masyarakat Morut yang Sehat, Cerdas, dan Sejahtera (SCS).
“Semoga amanah yang diberikan kepada teman-teman semua, dapat ditunaikan dengan penuh rasa tanggung jawab yang besar, ” katanya.
Ketua Panpel Kegiatan, Ronal Parenta, dalam laporannya, tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga pelaksanaan kegiatan ini bisa berjalan baik dan lancar.
“Terima kasih buat bantunnya, semoga hubungan kemitraan ini akan terus terjalin dengan baik, sehingga proses pembangunan yang ada di bumi tepo asa aroa tercinta, bisa semakin maju dan berkembang kedepannya, ” ujar wartawan Redaksi Sulut. Com ini. (NAL)







