Tingkatkan Pemberdayaan Masyarakat dan Kerjasama Untuk Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Sulut

Manado-Perwakilan BKKBN dalam upaya mempercepat penurunan angka stunting di Sulawesi Utara, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Utara, Ir. D. Tino Tandaju, S.T., M.Erg bersama Sekretaris dan para Ketua Tim Kerja menghadiri Kegiatan Pemberdayaan Kelompok Masyarakat di Kampung Keluarga Berkualitas, yang berlangsung di Hotel Sintesa Peninsula, Manado. Rabu (06/11/2024).

Dalam laporannya, Kaper BKKBN Sulut menguraikan sejumlah program utama yang dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat. “Program-program ini termasuk “Dapur Sehat Atasi Stunting” (DASHAT), Pendampingan Keluarga Berisiko Stunting (KRS), Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS), serta intervensi bagi anak-anak stunting dan keluarga yang rentan terhadap stunting.”Jelas Tandaju.

Lanjut dikatakan Kaper BKKBN Sulut, Pemberdayaan ini diharapkan mampu mendorong masyarakat berperan aktif dalam aspek kesehatan, gizi, dan pendidikan guna menurunkan angka stunting di wilayahnya.

Dalam kesempatan ini, Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Perwakilan BKKBN Sulut. Kerjasama ini bertujuan untuk memperkuat Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi. Rektor UNSRAT, Prof. Dr. Ir. Oktavian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU, ASEAN Eng, menyatakan komitmen UNSRAT dalam mendukung program percepatan penurunan stunting melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Ketua IPADI Sulut, Dr. Trioldy Rotinsulu, SE, M.Si menyerahkan Laporan Kependudukan Provinsi Sulawesi Utara kepada Kepala Perwakilan BKKBN Prov. Sulut. Laporan ini kemudian diserahkan kepada Kepala BAPPEDA Provinsi Sulawesi Utara, Ibu Elvira Mercy Katuuk, ST, ME, yang mewakili Pemerintah Daerah.

Pada kegiatan ini, Perwakilan BKKBN Sulut juga memberikan Bantuan Alat Teknologi Tepat Guna (ATTG) kepada Kelompok UPPKA di 15 kabupaten/kota di Sulawesi Utara.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala BAPPEDA, Elvira Mercy Katuuk, ST, ME, serta memberikan sambutan dan menyatakan harapannya agar kerjasama ini menjadi langkah konkret dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan menurunkan angka stunting di Sulawesi Utara serta Membuka Kegiatan Ini secara Resmi yang berlangsung selama Dua Hari.

Kegiatan ini mencerminkan komitmen bersama dalam mempercepat penurunan stunting di Sulawesi Utara melalui pendekatan multisektor dan sinergi antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat.

Selanjutnya pemaparan materi, materi pertama dibawakan oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Sulawesi Utara, Elvira Mercy Katuuk, ST, ME, yang mengangkat tema “Tata Kelola Penyelenggara Pemerintah dalam Mendukung Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Masyarakat di Kampung Berkualitas.” Dalam paparannya, menyoroti pentingnya kolaborasi pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan ekonomi lokal yang berkelanjutan guna mempercepat penurunan angka stunting.

Selanjutnya, Kepala BPKP Provinsi Sulawesi Utara, Bambang Ari Setiono, memberikan materi tentang “Akuntabilitas dan Transparansi Penyelenggaraan Percepatan Penurunan Stunting di Kampung Keluarga Berkualitas.” Materi ini menitikberatkan pada pentingnya manajemen dan pengawasan yang akuntabel untuk memastikan keberhasilan berbagai program penurunan stunting.

Materi terakhir disampaikan oleh Marlon Edwin Kamagi, SE, M.Si, yang membahas “Pengelolaan Sampah Berwawasan Lingkungan di Kampung Keluarga Berkualitas dalam Rangka Percepatan Penurunan Stunting.” dan menjelaskan pendekatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan Kampung Keluarga Berkualitas yang sehat dan berdaya.

Kegiatan ini dipandu oleh Murphy Kuhu, STP, yang berperan sebagai moderator. Dengan adanya materi dari berbagai sektor, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan lembaga terkait dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal serta mengurangi prevalensi stunting di Sulawesi Utara.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Rektor Universitas Sam Ratulangi, Prof. Dr. Ir. Oktavian Berty Alexander Sompie, M.Eng., IPU, ASEAN Eng, Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Sam Ratulangi, Dr.dr. Billy J. Kepel, MMedSc, Sp.KKLP,  Kepala BAPPEDA Provinsi Sulut, Elvira Mercy Katuuk, ST, ME,  Kepala BPKP Provinsi Sulut, Bambang Ari Setiono, Kepala OPDKB dari berbagai kabupaten/kota di Sulawesi Utara. (*)

Loading