Manado – BKKBN Provinsi Sulawesi Utara melalui Bidang KB/KR menyelenggarakan Pertemuan Rapat Koordinasi Pelayanan KB di Rumah Sakit (PKBRS) Tingkat Provinsi. Bertempat di Grand Puri Hotel Manado.
Pertemuan yang digelar 18 s/d 19 Oktober ini dihadiri oleh Deputi KB/KR BKKBN RI (dr.Eni Gustina, MPH), Ketua PKMI Pusat (dr. Herbert Situmorang, Sp.OG (K) ) dan juga Kepala Dinas Dukcapil & KB Prov. Sulut (Dr. Lynda Watania, MM, M.Si) dengan para peserta dari Kabupaten/Kota yang terdiri dari OPD-KB Pimpinan Rumah Sakit serta Organisasi Profesi (IDI, IBI, PKMI, POGI).
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulut – Ir.Diano Tino Tandaju, MErg. melalui Kepala Bidang KB/KR – dr. Alfrida Bayang, M.Kes yang juga selaku Ketua Panitia dalam sambutannya mengatakan : ” Tujuan pertemuan ini adalah terkoordinasinya intensifikasi pelayanan KB di Fasilitas Kesehatan dalam upaya mendukung program program percepatan penurunan stunting melalui peningkatan akses dan kualitas pelayanan KB di RS”.
dr. Alfrida menambahkan Komitmen dari Stake holder dan Mitra Kerja sangat diharapkan, terkait dukungan dan penguatan PKBRS dalam upaya cakupan dan kwalitas.
- Wabub Tendris Bulahari Hadiri Perayaan HUT Ke – 168 Jemaat Gmist Sion Sawang Jauh Kecamatan Tabukan Utara
- TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Kotamobagu, Harga Cabe Rawit di Jual Rp.57 Ribu Per Kilogram
- Pemerintahan AARS Lagi-lagi Tuai Prestasi Nasional, Manado Juara II Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah
Pertemuan ini dibuka oleh ibu Deputi dimana dalam sambutannya menjelaskan akan harapan dari pelayanan KB di RS adalah semua kebutuhan pelayanan kesehatan reproduksi dan KB di RS bisa terpenuhi melalui konsultasi Kesehatan reproduksi di klinik RS termasuk juga jika terdapat keluhan terkait kesehatan reproduksi dan kebutuhan alat Kontrasepsi dalam rangka menurunkan angka unmet need dimana angka unmet need secara Nasional masih tinggi dan masih berkisar di 18 persen..
Dalam pelaksanaan pelayanan KB di RS memang masih terdapat banyak kendala khusus pelayanan MOW dan MOP di Provinsi Sulut sehingga melalui pertemuan ini dapat dilakukan diskusi dalam mencari solusi terbaik dalam menyelesaikan kendala yang ada, sehingga semua pelayana KB yang ada, yang khususnya di RS dapat berjalan dengan baik seperti halnya di Provinsi dan Kabupaten/Kota lainnya. (*/J.Mo)







