MANADO – Gerakan ‘mari jo bakobong’ yang gencar dilakukan Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA dimasa pandemi Covid-19, kedepan akan muncul sebagai salah satu destinasi baru sebagai perwujudan misi ekowisata.
Masyarakat akan terbiasa melaksanakan kegiatan menanam dengan memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif dan memiliki nilai ekonomi tinggi.
Sehingga, dimana-mana terlihat tanaman perkebunan yang sangat menarik minat wisatawan.
“Saya melihat apa yang dilakukan Walikota Vicky Lumentut dengan gerakan ‘mari jo bakobong’ disaat pandemi Covid-19 ini memiliki nilai wisata. Karena umumnya wisatawan sangat tertarik dengan perkebunan atau yang sifatnya culture. Saya yakin kedepan ini akan jadi daya tarik di bidang pariwisata Manado,”ujar Pemerhati Kota Manado Djamal Sasoeng SE.
- Gubernur Yulius Pastikan Negara Hadir, Bantuan untuk Korban Kebakaran Asgap Pakowa Disalurkan
- Menghadapi Potensi Elnino, Pemprov Sulut Mengimbau Masyarakat Untuk Tingkatkan Kewaspadaan Dan Kesiapsiagaan
- Kapolres Purwakarta AKBP Febri Nurzam dan Ketua Bhayangkari Cabang Purwakarta Siap Wujudkan Purwakarta Aman dan Maju
Menurutnya, potensi pariwisata di Manado tidak hanya alam dan budaya, namun bisa mengarah ke agrowisata.
“Untuk mewujudkan hal itu, semua warga Manado harus mendukung apa yang dilakukan pemerintah disaat pandemi Covid-19 ini,”pungkas Sasoeng. (*)






