Bitung-Pembahasan anggaran pertanggung jawaban APBD tahun 2025, oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Bitung, sedikit mengalami kendala, menyusul ketidak hadiran ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang juga Sekkot Bitung Ir Rudy Theno ST MT.
Hal ini sebagaimana dikatakan oleh anggota Banggar, Dewi Suawa. Menurut Suawa, seharusnya sekkot selakh ketua TADP proaktif dengan pembahasan anggaran ini, dan bukan melempar kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Dua hari ini ketua TAPD tidak hadir. Yang ada hanya pimpinan OPD. Seharusnya TAPD itu ada,.karena mereka yang bertanggung jawab soal anggaran. Tapi ini terkesan pandang enteng,” kata Suawa
Lanjut dikatakannya, seharusnya OPD hanya mendampingi, dan yang harus ada adalah TADP. Akibatnya kata Suawa, ada beberapa hal yang ditanyakan oleh Banggar, tidak bisa dijawab oleh OPD. “Sepertinya antara OPD dan TAPD tidak ada koordinasi. Padahal OPD memasukan RKA atau rencana kerja anggaran ke TAPD,” katanya.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
Suawa pun merasa TAPD pandang enteng dan tidak serius karena pembahasan tersebut tidak mendapat prioritas. “Yang kami undang itu TADP. OPD itu hanya melengkapi. Saat OPD datang, giliran TAPD yang tidak ada. Tadi hanya sekretaris BKAD,” pungkasnnya. (hzq)






