Sulut-Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan yang diadakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), telah membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat.
Hal ini tidak lepas dari gerak cepat Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan serta menekan laju inflasi daerah.
Penyelenggaraan GPM dilakukan agar tidak terjadi kelangkaan dan fluktuasi harga yang terlalu tinggi di masyarakat. Sebab, tingginya harga pokok bisa berpengaruh pada inflasi daerah.
Pelaksanaan GPM Pemprov Sulut yang menyasar ribuan Kepala Keluarga (KK) sebagai penerima di 15 Kabupaten dan Kota ini. Merupakan kerja keras dari Gubernur Sulut Yulius melobi Perusahaan Umum (Perum) BULOG, sebuah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang logistik pangan. Sehingga Provinsi Sulut bisa mendapatkan kuota beras untuk disalurkan di 15 Kabupaten dan Kota. Untuk memgatasi fluktuasi harga beras sekaligus menekan inflasi daerah.
Dari hasil lobi Gubernur Yulius, ribuan ton beras disalurkan ke 15 Kabupaten dan Kota, untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat akan pangan beras.
Di Kabupaten Minsel sendiri, Bupati Franky D Wongkar. SH, menyampaikan ucapan terima kasih dan menyambut baik pelaksanaan GPM.
“Terima kasih Gubernur Sulawesi Utara, Bapak Mayjen. TNI (Purn) Julius Selvanus, SE, yang telah membantu melalui kegiatan gerakan pangan murah di Kabupaten Minahasa Selatan. Ini sangat membantu masyarakat yang ada menjelang Pengucapan Syukur Tahun 2025”,ungkap Bupati Franky Wongkar di saat itu.
Pelaksanaan GPM Pemprov Sulut ini juga medapat apresiasi dari pemerintahan Kecamatan Kakas Kabupaten Minahasa, Rita Maindoka.SH.
“Saya mengatasnamakan Pemerintah dan seluruh masyarakat Kecamatan Kakas, menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sulut bapak Yulius Selvanus, atas perhatian untuk warga Kecamatan Kakas, dengan adanya gerakan pangan murah ini”,tandasnya.
Selain itu, apresiasi juga muncul dari Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Barisan Masyarakat Adat Sulawesi Utara (DPP BARMAS), Jenly Kawilarang.
“Pelaksanaan GPM ini membuktikan perhatian Gubernur Yulius Selvanus untuk rakyat Sulut. Terlebih dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok beras”,tandas Kawilarang.
Respons cepat Gubernur Yulius dalam menyikapi dinamika kebutuhan masyarakat, dianggap sebagai wujud nyata kepedulian terhadap kesejahteraan rakyat.
“Gerakan Pangan beras Murah ini adalah langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi keluarga di tengah gejolak harga pasar. Kami dari DPP BARMAS memberikan apresiasi tinggi atas respons cepat dan konkret yang diambil Gubernur Yulius,” pungkas Jenly Kawilarang.
Diketahui,pada Jumat 18 Juli 2025 dua pekan lalu. Gubernur Sulut Yulius Selvanus, melepas pendistribusian ribuan ton ke 15 Kabupaten dan Kota.
Dalam kesempatan itu Gubernur Yulius menegaskan agar Satuan Tugas (Satgas) pangan, untuk bekerjasama dengan instansi terkait di 15 Kabupaten dan Kota dalam membantu ringankan beban masyarakat.
“Bantuan beras ini saya harapkan disalurkan tepat sasaran dan tertib. Semoga apa yang kita lakukan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara”,pungkasnya. ***









