Deprov-Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Gorontalo yang di bentuk untuk menangani permasalahan pertambangan menggelar rapat perdana yang berlangsung di ruang rapat Inogaluma,Selasa (06/05/2025).
Rapat tersebut di pimpin Ketua Pansus Dr. Meyke M Camaru SH. MH, dan di hadiri seluruh anggota pansus.
Ketua Pansus, Meyke Camaru menyampaikan bahwa rapat perdana ini bertujuan untuk mengawali kerja-kerja Pansus dengan mengumpulkan data serta menjalin komunikasi awal dengan para mitra kerja yang akan terlibat selama 6 bulan,dengan target menyusun rekomendasi kebijakan yang komprehensif dan aplikatif.
“Kami masih dalam tahap pengumpulan data dan memperkenalkan peran serta fungsi Pansus kepada para mitra kerja.”jelas Meyke.
- Seluruh Fraksi Sepakat Menerima Penjelasan Gubernur Pada Pemandangan Umum Terhadap Ranperda Pertanggung Jawaban Dan Penyelenggaraan Perizinan Usaha
- Kontingen LPPD Kota Tomohon Tiba di Manokwari, Siap Berlaga di Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026
- Minta Akses Jalan Dibuka Karyawan PT Futai Lakukan Aksi Di Depan Kantor Lurah Tanjung Merah
Selain itu kata anggota Fraksi Golkar ini, rapat Pansus Pertambangan ini dalam menanggapi berbagai persoalan yang selama ini membayangi sektor pertambangan di Gorontalo, mulai dari perizinan, dampak lingkungan, hingga persoalan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.
“Memberikan perlindungan dan kepastian hukum terhadap investasi yang ada di provinsi Gorontalo, selain itu pansus ini juga akan mengurai persoalan yang terjadi di pertambangan baik itu masalah perizinan,hingga persoalan masyarakat yang ada di sekitar pertambangan,”pungkas Meyke. (Has)







