Deprov-Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Gorontalo yang di bentuk untuk menangani permasalahan pertambangan menggelar rapat perdana yang berlangsung di ruang rapat Inogaluma,Selasa (06/05/2025).
Rapat tersebut di pimpin Ketua Pansus Dr. Meyke M Camaru SH. MH, dan di hadiri seluruh anggota pansus.
Ketua Pansus, Meyke Camaru menyampaikan bahwa rapat perdana ini bertujuan untuk mengawali kerja-kerja Pansus dengan mengumpulkan data serta menjalin komunikasi awal dengan para mitra kerja yang akan terlibat selama 6 bulan,dengan target menyusun rekomendasi kebijakan yang komprehensif dan aplikatif.
“Kami masih dalam tahap pengumpulan data dan memperkenalkan peran serta fungsi Pansus kepada para mitra kerja.”jelas Meyke.
- Jalin Komitmen Bersama KPK Dan Pemda Se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN : Untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bangun Motivasi Jajaran, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri Penghargaan kepada Satker Pengelola Kearsipan Terbaik
- Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan
Selain itu kata anggota Fraksi Golkar ini, rapat Pansus Pertambangan ini dalam menanggapi berbagai persoalan yang selama ini membayangi sektor pertambangan di Gorontalo, mulai dari perizinan, dampak lingkungan, hingga persoalan kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.
“Memberikan perlindungan dan kepastian hukum terhadap investasi yang ada di provinsi Gorontalo, selain itu pansus ini juga akan mengurai persoalan yang terjadi di pertambangan baik itu masalah perizinan,hingga persoalan masyarakat yang ada di sekitar pertambangan,”pungkas Meyke. (Has)








