Gorontalo-Rapat lanjutan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Gubernur Gorontalo tahun 2024, kembali digelar pada Selasa (15/4/2025).
Rapat yang berlangsung di Ruang Dulohupa Deprov ini,di pimpin Ketua Pansus LKPJ Gubernur Tahun 2024 Yeyen Sidiki, dan di hadiri para anggota Pansus.
Hadir juga dalam rapat LKPJ ini, Sekertaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Gorontalo, Sofian Ibrahim, bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Alhamdulillah sampai dengan terakahir pembahasan mendapatkan titik terang, ada beberapa biro yang masih kurang jelas, sudah dilengkapi oleh Sekda”. Ungkap Yeyen Sidiki.
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
- Sekda Edwin Roring: ASN Tomohon Harus Jujur, Bertanggung Jawab dan Sukseskan TIFF 2026
- Hak Jawab UNG Terkait Berita ‘Biar Gubernur’, Diduga Diintimidasi, Mahasiswa Komunikasi UNG Pilih Seret Kajur ke Ombudsman
Namun demikian dalam rapat ini ada beberapa anggota pansus LKPJ memberikan catatan dan poin penting kepada pihak terkait di antaranya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Menurut anggota Pansus, keberadaan BUMD dari Pemprov saat ini, terkesan kontradiktif, karena selama ini BUMD tersebut tidak ada lagi usaha yang dihasilkan. (*Ar)








