Gorontalo-Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo meminta agar komplain masyarakat terkait permasalahan pembebasan lahan bandara Djalaludin Gorontalo secepatnya di selesaikan.
Hal itu di katakan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo H. Faizal Hulukati SE,pada Selasa (25/03/2025).
Menurutnya, penyelesaian sengketa lahan (run way) di Bandara ini seharusnya menjadi prioritas pemerintah daerah.
“Persoalan yang di keluhkan di Komisi III ini mencakup tertutupnya akses jalan ke beberapa lokasi yang berdampak pada masyarakat, serta penyelesaian lahan bandara yang menyangkut sistem instrumental di wilayah Isimu.” Jelas Faizal.
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
- 36 Anggota Paskibraka Tomohon 2026 Resmi Dikukuhkan, Caroll Senduk: Jaga Kehormatan Sang Merah Putih
Dirinya berharap Pemrintah dapat mempercepat penyelesaian permasalahan demi kepentingan masyarakat dan kelancaran operasional Bandara Djalaludin sebagai salah satu gerbang utama masuk ke Gorontalo.
“Ini perlu ada duduk bersama kembali antara pihak-pihak terkait, terutama untuk mencari titik koordinat lahan yang di persoalkan,apalagi Bandara Djalaludin sudah dalam pengawasan pemerintah pusat,namun selaku pemerintah di daerah, tetap akan mengawasi dan memediasi persoalan lahan yang selama ini di persoalkan,” tandas Faizal.
Diketahui sebelumnya, Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo melakukan pertemuan bersama Gubernur Gusnar Ismail. Salah satu permasalahan yang di sampaikan adalah persoalan Lahan Bandara Djalaludin. (Ar)








