Foto : Personil Pasukan Kostrad 502 TNI AD
PALU – Pengejaran terhadap Kelompok Sipil Bersenjata yang terus meneror warga Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), terus dilakukan aparat keamanan.
Kepolisian Daerah (Polda) Sulwesi Tengah, kembali mendatangkan pasukan untuk menambah kekuatan dalam Operasi Tinombala 2020.
Informasi yang berhasil dihimpun Redaksi Sulut.com, sebanyak 150 personil TNI AD Yonif Kostrad 502 itu, tiba di Bandara Udara Mutiara Sis Aljufri Palu.
Kedatangan pasukan TNI ad ini, menggunakan pesawat komersil dan pesawat angkut jenis Herkules, Sabtu 15 Agustus 2020.
- Sah! DPRD Sulut Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
- Widyawati : Kader PKK Tidak Hanya Berperan Dalam Pembinaan Keluarga, Tetapi Mampu Jadi Motor Penggerak Ekonomi Masyarakat
- PLN UP3 Luwuk Perkuat Ekosistem Green Energy Melalui Program TJSL, Bekali Siswa SMKN 2 Luwuk Kompetensi Konversi Kendaraan Listrik
Personil TNI AD itu, akan tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Operasi Tinombala, sejak 15 Agustus sampai dengan 30 September 2020.
Kapolda Sulteng, Irjen Pol Syafri Nursal, kepada awak media ini, usai menyambut personil TNI AD, mengatakan, TNI AD hadir disini dalam rangka membantu pihak kepolisian, guna menciptakan situasi keamanan di Sulawesi Tengah menjadi wilayah yang kondusif.
“Personil TNI akan bertugas, selama masih dibutuhkan,”ujar Safri Nursal.
Kapolda juga mengingatkan, pihaknya optimis menuntaskan operasi pengejaran Kelompok Sipil Bersenjata Poso, pimpinan Ali Kalora, dengan menangkap seluruh DPO, yang saat ini masi tersisa sebanyak 13 orang.
“Kami optimis, dan harus optimis menuntaskan pengejaran DPO pimpinan Ali Kalora,”tegas Safri Nursal.(Junaedi/Johnny)






