Minsel-Beredarnya informasi dugaan penyalagunaan Dana Desa Tumpaan Baru ditanggapi Ketua Badan Permusyawaratan Desa Lexi Memah, bahwa tahun ini tidak ada perencanaan pejabat Hukum Tua Desa Tumpaan Baru Jessy Pangkey, terkait ketahanan pangan hewani.
Beberapa aduan masyarakat (Dumas) sudah ditangani oleh Inspektorat Minsel dirinya (ketua BPD read) sudah pernah diperiksa dan diambil keterangan di Inspektorat pada tahun 2023.
Saat ditanya terkait adanya pekerjaan yang bersumber dari dana desa tapi kegiatannya tidak ada alias fiktif, Memah menyampaikan bahwa itu sudah ditangani Inspektorat.
“Ia saya sudah tidak bisa menjelaskan lagi secara terperinci karena laporan masyarakat sejak tahun lalu (2023 read) Sementara berproses di Inspektorat, dan saya turut diperiksa dan diambil keterangannya oleh Inspektorat pada tahun 2023. Tahun ini belum belum ada musyawarah”. Ujarnya.
- Wabub Tendris Bulahari Hadiri Perayaan HUT Ke – 168 Jemaat Gmist Sion Sawang Jauh Kecamatan Tabukan Utara
- TPID Sulut Gelar Gerakan Pangan Murah di Kotamobagu, Harga Cabe Rawit di Jual Rp.57 Ribu Per Kilogram
- Pemerintahan AARS Lagi-lagi Tuai Prestasi Nasional, Manado Juara II Kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah
Disisi lain dengan beredarnya pemberitaan terkait peningkatan produksi peternakan, dalam hal ini hewan sapi, Memah menyampaikan kepada wartawan media ini Senin (22/07/2024) bahwa pejabat Hukum Tua Jessy Pangkey memberitahukan bahwa,” Waktu dekat ini akan ada musyawarah Desa terkait ketahanan pangan,” ucap ketua BPD.
Salah satu perangkat desa Olvie Manengkey mengherankan kegiatan yang direncanakan oleh pejabat kuntua karena saat ini bukan lagi momen musyawarah karena kegiatan sudah berjalan dan yang lain sudah 100 persen terealisasi.
Terkait KPM BLT ketua BPD juga mengakui bahwa nama-nama penerima BLT sudah dibahas dalam musyawarah sesuai kriteria yang ditetapkan tapi realisasinya berlawanan dengan putusan musyawarah dan itu kami serahkan ke inspektorat untuk menindaklanjutinya. (*onal_m)







