Sitaro -Masyarakat Kampung Batu Bulan Kecamatan Siau Barat Utara Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, mengeluhkan lanjutan Pembangunan jalan lingkar utara, yang hingga saat ini belum terealisasi oleh Pemerintah kabupaten Sitaro.
Sebab, jalan yang merupakan akses bagi warga Batu Bulan ini hanya terkesan di biarkan rusak oleh instansi terkait. Padahal Pemerintah Kampung Batu Bulan bersama warga sudah sering menyampaikan, agar pemerintah kabupaten dapat memperbaiki jalan tersebut. Namun hingga saat ini belum ada jawaban pasti kapan akan di perbaiki melalui lanjutan proyek jalan lingkar tersebut.
Kapitalau Kampung Batu Bulan Naftali Hengki Bagania, menyampaikan pihaknya sudah sering menyampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Sitaro, agar dapat memperbaiki akses jalan yang sudah rusak parah akibat proyek lingkar beberapa waktu lalu dan di biarkan terbengkalai hingga saat ini.
“Kami sudah berusaha untuk menghubungi instansi terkait, agar jalan yang rusak sekitar 7 kilometer ini secepatnya di perbaiki, mengingat akses ini merupakan jalan masuk bagi warga Batu Bulan ,” Ujar Bagania.
- 5 Fraksi Sampaikan Pendapat Akhir, DPRD Bitung Sahkan Penyertaan Modal 60 Miliar Ke Perumda Air Duasudara
- Bupati Delis Akan Lantik 36 Kades Terpilih, Ini Daftar Selengkapnya
- Wujudkan Mimpi, Nyalakan Harapan: PLN UP3 Luwuk Hadirkan Terang Melalui Program Light Up The Dream di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026
Dijelaskan Bagania, jalan yang rusak parah ini merupakan tanggung jawab pemerintah Kabupaten dan tidak bisa di perbaiki melalui Anggaran Dana Desa dan Alokasi Dana Desa.
“Jalan lingkar utara ini merupakan tanggung jawab pemerintah daerah, bukan pemerintah Kampung Batu Bulan,” Jelas Bagania.
Diketahui, Kampung Batu Bulan merupakan kampung yang masuk zona rawan bencana alam, kampung yang terletak di lembah kaki gunung ini keadaanya menjadi rentan akibat aktif nya gunung Karangetang di 5 tahun terakhir ini.
Sejak semburan awan panas maupun luapan guguran larva dingin abu Karangetang, sering mengaliri kali kering di sebagian wilayah Kampung Batu Bulan membuat masyarakat merasa was-was akibat bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. (heri)







