AA-RS Hadiri Rakor Pemerintah Kota Manado

Manado– Wali Kota Manado Andrei Angouw bersama Wakil Wali Kota Richard Sualang menghadiri Rapat Koordinasi Pemerintah Kota Manado di Graha Bumi Beringin Manado. Selasa (11/04/2023).

Rakor ini hadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Sekda Manado Micler C.S. Lakat, Kepala SKPD, Kepala BPS Manado, para Staf Ahli.

Dalam arahannya, Wagub Kandouw menjelaskan tentang fungsi koordinasi termasuk koordinasi antar pemerintah provinsi dengan kabupaten kota termasuk menyampaikan soal evaluasi pelaksanaan Covid yang selama ini sudah dilakukan Pemerintah sehingga bisa survive hingga saat ini.

“Program yang sudah dilakukan pemerintah supaya survive seperti soal bagaimana menggenjot sektor pertanian dan perkebunan dengan menyampaikan tentang ketahanan pangan dan program-program lainnya.” Ucap Wagub Kandouw.

Wagub Kandouw memaparkan soal akuntabilitas pelaksanaan pemerintahan dengan menjelaskan indikator-indikator pencapaiannya sekaligus memberikan contoh-contoh konkrit dilapangan.

“Salah satu indikator akuntabilitas soal transparansi yang menjadi sangat penting dilaksanakan dalam setiap kegiatan dan kerja-kerja pemerintahan.” Ujar Wagub Kandouw.

Sementara itu, Wali Kota Manado memberikan arahan pada pertemuan ini menjelaskan seperti rakor ini dalam rangka mensinergikan setiap program-program pemerintah kota.

“Kota Manado ini mau jadi bagus, mau jadi buruk tergantung kita semua. Jadi mari kita buat kota Manado menjadi semakin bagus dengan satu arah, satu pemikiran demi kesejahteraan masyarakat,” Jelas Wali Kota.

Selanjutnya Wali Kota menjelaskan tentang target-target pajak Kota Manado serta soal PDRB Kota Manado dengan menyampaikan capaian-capainya. “Semua hasil pajak ini harus dibarengi dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” kata Wali Kota.

Wali Kota kembali mengingatkan soal pendataan yang harus kuat dilapangan termasuk pendataan kemiskinan ekstrim yang harus dilakukan instansi teknis, lurah dan ketua-ketua lingkungan.

Untuk PJU disampaikan Wali Kota sudah sekitar 5 ribuan yang terpasang dan meminta setiap aparat menginformasikan jika ada PJU yang mati supaya cepat ditanggulangi.

Wali Kota juga menyinggung soal infomasi yang berkembang ditengah masyarakat termasuk infomasi lewat medsos yang tidak benar. Wali Kota meminta agar berita-berita tidak benar dapat dicounter dan dinetralisir agar masyarakat memahami fakta sebenarnya dilapangan sehinggan hal yang tidak benar ini dapat dieliminir (dihilangkan).

Soal sampah kata Wali Kota, kita semua harus lebih agresif agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Makanya Waki Kota selalu meminta kepada aparat untuk aktif dimedsos supaya bisa menginformasikan program-program pemerintah kepada masyarakat yang luas sekaligus dapat menangkal berita-berita hoax yang berkembang. Sensus juga diminta Wali Kota untuk bisa dilakukan dan diindentifikasi oleh setiap Ketua-Ketua Lingkungan para tokoh masyarakat yang ada disetiap lingkungan dan kelurahan.

Wali Kota juga mewarning untuk tidak melakukan tagihan-tagihan kepada masyarakat, sebab sudah ada Lurah diberhentikan karena masalah ini. Demikian juga soal pengurusan administrasi di Capil ikut dikritisi Wali Kota untuk tidak meminta-minta dana diluar ketentuan. “Jangan ada yang jadi Calo dan melakukan pungli di dalam menjalakan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” Tegas Wali Kota.

Bahkan Wali Kota mewarning untuk para pejabat tidak memotong dana atau honor para Ketua-Ketua Lingkungan yang ada dilapangan.

Pada  kesempatan itu juga,Wali Kota ikut mengevaluasi pembangunan infrastuktur Kota yang sudah dilakukan seperti pembuatan drainase-drainase dilapangan.

“Hal ini harus kita awasi terutama sampah-sampah yang ada diparit dan drainase. Pembangunan rumah-rumah dibantaran sungai, bahkan ada yang bangun diatas parit sehingga membuat parit jadi mengecil juga menjadi perhatian,” Ujar Wali Kota.

Masalah Pajak, Wali Kota meminta Bapenda untuk berkoordinasi dengan Ketua-Ketua Lingkungan dalam rangka bagaimana mengefektifkan Pajak khususnya PBB. Soal Air bersih disampaikan oleh Wali Kota nantinya sudah akan dikelolah sepenuhnya oleh PDAM Manado dan meminta dapat meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Ditempat yang sama, Wakil Wali Kota Manado Richard Sualang menambahkan beberapa point penting terutama soal pungli yang terjadi ditingkat pemerintahan kecamatan dan kelurahan untuk hati-hati.

 Juga ikut disampaikan Wawali soal berita-berita yang menyudutkan pemerintah harus dilawan dengan cara menyampaikan counter informasi hal fakta dilapangan termasuk menyampaikan berita-berita positif melalui medsos.

Soal capaian kinerja disetiap SKPD bagi Wawali juga perlu ada laporan supaya nantinya ada reward and punishment akan diterapkan kepada setiap SKPD.

 Rakor ini dihadiri Staf Khusus Walikota, Lurah dan Ketua-Ketua Lingkungan se Kota Manado. (Mal)

Loading