Pohuwato – Sebanyak 120 orang peserta dari 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato akan mengikuti seleksi tilawatil qur’an dan hadis (STQH) X tingkat Kabupaten Pohuwato yang akan berlangsung selama 4 hari dari 15 Maret sampai 18 Maret 2023.
STQH yang berlangsung di pelataram masjid agung pohuwato dan diawali dengan defile 13 kecamatan dibuka langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga dan dihadiri Forkopimda Pohuwato, tokoh masyarakat, Syarif Mbuinga, Sekda Iskandar Datau, asisten, staf ahli bupati dan pimpinan OPD, Rabu, (15/03/2023).
Dalam sambutannya, Bupati Saipul mengatakan, penyelenggaraan seleksi tilawatil qur’an dan hadist X di Kabupaten Pohuwato merupakan wujud keinginan kuat pemerintah daerah dan tokoh agama untuk membumikan ajaran alquran serta menegakkan syiar islam, untuk memperkokoh nilai-nilai agama dalam sendi-sendi kehidupan masyarakat di bumi Panua kabupaten Pohuwato.
Selanjutnya pada STQH X Tingkat Kabupaten Pohuwato tahun 2023 ini akan tampil qari-qariah, hafiz-hafizah, mufassir-mufassirah terbaik dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Pohuwato.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Melalui momentum STQH ini para generasi muda islam akan tampil berkompetisi secara sehat, berlomba meraih prestasi, berkontribusi dalam membangun kualitas sumber daya umat yang unggul, yang kompetitif, dan yang berkarakter islami, sebagaimana akhlak Rasulullah”,jelas Bupati Saipul.
Dengan demikian kata Bupati Saipul Mbuinga, STQH tidak semata-mata menjadi wahana untuk berlatih dan berlomba membaca al-quran. Tetapi menjadi jalan untuk mengedukasi umat untuk semakin mencintai dan membumikan al-quran, meningkatkan kesadaran beragama yang lebih humanis dan terbuka. Juga sangat penting adalah sebagai bentuk dakwah untuk menyempurnakan akhlak kaum muslimin dan muslimah.
“Saya yakin, dengan pemahaman keislaman yang semakin baik, bukan hanya akan memperkuat jati diri seorang muslim dan muslimah. Tapi juga akan memperkokoh semangat ukhuah baik ukhuah islamiah, ukhuah wathaniah maupun ukhuah insaniah.
Inilah tujuan jangka panjang dari visi misi kami yang tertuang dalam program unggulan pemerintah kabupaten pohuwato mencetak para hafiz dan hafizah disetiap desa dan kelurahan se-Kabupaten Pohuwato”,ungkap Bupati Saipul.
Terakhir, Bupati Saipul menyampaikan selamat dan terima kasih kepada panitia penyelenggara STQH X, LPTQ kabupaten pohuwato, Forkopimda dan pemerintah kecamatan serta masyarakat dan lembaga-lembaga keagamaan islam atas kontribusinya memberikan dukungan atas penyelenggaraan kegiatan ini.
“Selamat mengikuti STQH kepada semua peserta, semoga keikutsertaan saudara-saudara memberi manfaat dan maslahat dalam mengembangkan syiar islam di bumi panua tercinta ini”,pungkas Bupati Saipul Mbuinga. (Has*)







