Sulut-Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus,SE, menggelar pertemuan penting dengan Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria, bersama perwakilan PLN Pusat di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado, Kamis (2/10/2025).
Pertemuan tersebut menghasilkan kabar membahagiakan, karena desa-desa di beberapa pulau, terutama di wilayah Kepulauan Talaud, segera menikmati pasokan listrik menyala penuh 24 jam.
Program ini disebut sebagai “hadiah istimewa” bagi masyarakat kepulauan menjelang perayaan Natal tahun ini.
Gubernur Yulius menegaskan bahwa ketersediaan listrik sepanjang hari akan membawa dampak besar bagi berbagai aspek kehidupan masyarakat.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Baca:Gubernur Yulius Lepas Kontingen Sulut Menuju Pornas Korpri XVII di Palembang
“Saya atas nama pemerintah provinsi Sulut menyatakan kegembiraan atas realisasi program ini, yang akan membawa perubahan signifikan bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan sosial budaya masyarakat desa. Dengan listrik yang menyala sepanjang hari, diharapkan berbagai potensi desa dapat lebih dikembangkan dan kesejahteraan masyarakat meningkat,” ujar Gubernur.
Tak hanya itu, Gubernur Yulius juga mengajak masyarakat menyambut kabar ini dengan penuh sukacita.
“Mari kita sambut Natal dengan sukacita dan harapan baru, karena mudah-mudahan akhir tahun sebelum Natal terang telah datang di desa-desa kita!” ucapnya.
Wamendes PDT Ahmad Riza Patria turut menegaskan dukungan pemerintah pusat melalui kerja sama lintas kementerian, termasuk Kementerian ESDM dan PLN, untuk mempercepat pembangunan desa di wilayah kepulauan.
“Dengan realisasi listrik 24 jam, masyarakat Talaud, khususnya nelayan, akan merasakan dampak langsung, terlebih untuk sektor perikanan yang memberi nilai ekonomi lebih tinggi,” ungkapnya. (*J.M)








