oleh

Warga Bungintimbe Tuntut Besaran Dana Kompensasi Rp 20 Ribu/Metriks Ton

Morut-Pemerintah Kecamatan Petasia Timur memediasi langsung pertemuan Sosialisasi dan kegiatan Hauling pihak PT Bumanik, PT Stadurst Estate Invesment (SEI) serta beberapa Perusahaan lainnya yang melakukan aktivitas penambangan di wilayah Desa Bungintimbe Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), di Aula Kantor Camat Petasia Timur, Senin (28/08/2023).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Camat Petasia Timur, Hamzah SPdi, perwakilan Komisi III DPRD Morut, perwakilan Forkopimda Kecamatan Petasia Timur, perwakilan pimpinan perusahaan yang beroperasi di wilayah Bungintimbe, Kades dan Ketua BPD Bungintimbe, serta sejumlah perwakilan masyarakat Bungintimbe.

Meskipun dalam sosialisasi tersebut, sempat terjadi ketegangan dan perdebatan yang alot, antara pihak perusahan dan perwakilan masyarakat, serta unsur forkopimda Kecamatan Petasia Timur sebagai mediator, namun bisa diakhiri dengan baik dengan melahirkan 7 poin kesepakatan :

1. Sebelum dilaksanakan pembangunan jembatan Fly Over, pihak perusahaan harus melaksanakan sosialisasi terlebih dahulu kepada masyarakat Bungintimbe yang terdampak langsung.

2. Kebutuhan air bersih di Dusun 4 (Rama) Bungintimbe, pihak PT Bumanik akan menyelesaikannya hingga 31 Agustus 2023, sebagaimana yang telah disepakati dalam Rapat Dengar Pendapat ( RDP) dikantor DPRD Morut sebelumnya.

3. Semua perusahaan yang melakukan aktivitas pertambangan di Bungintimbe akan memberikan kompensasi/dana khusus terhadap dampak sosial, kesehatan, dan kebisingan.

4. Pihak perusahaan menyetujui permintaan dana khusus, dengan mengacu kepada formula yang telah disepakati oleh Desa lain.

5. Permintaan Pemerintah Desa (Pemdes) dan masyarakat Bungintimbe besaran dana kompensasi/khusus Rp. 20. 000 ( dua puluh ribu)/Metriks Ton, dan dibayarkan / bulan diluar PPM. Pihak perusahaan juga diberikan detline waktu selama 1 minggu untuk menyampaikannya kepada pimpinannya masing – masing.

6. Pertemuan selanjutnya akan dilaksanakan pada senin 4 September 2023.

7. Tetap menindaklanjuti kesepakatan pada poin 2 , dalam berita acara kesepakatan antara PT Bumanik dan warga Dusun IV (Rama) Bungintimbe pada 19 Januari 2023.

Pada kesempatan tersebut,perwakilan Komisi III DPRD Morut, Epa Frans Sambongi, menegaskan, pembangunan jembatan Fly Over, wajib hukumnya untuk disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat, sebelum pihak perusahaan melakukan aktivitas.

Ia juga menegaskan, kehadiran investasi di bumi tepo asa aroa sangat direspon positif masyarakat, tetapi harus tetap memperhatikan dampak – dampak yang ditimbulkan.

“Kita mendukung investasi, hanya saja hak – hak masyarakat yang ada didalamnya jangan sampai terabaikan. Invetasi ok, hak – hak masyarakat juga harus ok, ” tandas Politisi PKB Morut itu. (NAL)