Jakarta-Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/BPN) RI, Ossy Dermawan, menyambut positif penyelenggaraan International Conference on Infrastructure (ICI).
Ia menilai, penyelenggaraan forum berskala internasional yang diselenggarakan tersebut merupakan momentum yang sangat tepat.
“Konferensi ini sangat timely dan sangat relevan, apalagi di tengah semangat dari Bapak Presiden, Prabowo Subianto yang menargetkan pertumbuhan ekonomi kita mencapai 8 persen. Salah satu kuncinya adalah peningkatan investasi,” ujar Wamen Ossy, dalam keterangannya, belum lama ini.
Wamen Ossy, menyebut, Kementerian ATR/BPN, mendapat kehormatan dari Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Kemenko IPK) RI, untuk turut berperan aktif dalam forum tersebut. Keterlibatan Kementerian ATR/BPN akan diwujudkan dalam berbagai bentuk partisipasi strategis.
“Insya Allah, kami akan menyampaikan satu keynote speech, dan ikut dalam satu panel diskusi. Selain itu, kami juga akan membuka booth informasi yang menjelaskan kepada para peserta, terutama investor asing, terkait mekanisme perizinan, legalitas pertanahan, dan sistem tata ruang di Indonesia,” jelas Wamen Ossy.
Menurutnya, keikutsertaan Kementerian ATR/BPN dalam ICI menjadi kesempatan penting, untuk menunjukkan kemajuan tata kelola pertanahan dan penataan ruang Indonesia kepada dunia.
“Banyak peserta yang berasal dari luar negeri. Tentu mereka ingin tahu bagaimana sistem perizinan dan legalitas tanah kita. Ini akan menjadi bahan penting yang kami sampaikan,” katanya.
Wamen Ossy, berharap, melalui partisipasi aktif dalam konferensi ini, Kementerian ATR/BPN dapat mendukung terciptanya ekosistem investasi yang sehat dan terintegrasi, khususnya di sektor pertanahan dan penataan ruang yang menjadi fondasi utama pembangunan infrastruktur nasional.
Untuk diketahui, Konferensi ICI bertujuan menjadi wadah kolaboratif yang mempertemukan para pembuat kebijakan, pemimpin bisnis, institusi keuangan, dan mitra pembangunan dalam bertukar gagasan serta mendorong solusi nyata dalam pengembangan infrastruktur. Adapun tema konferensi tersebut di tahun ini adalah. ‘ Sustainable Infrastructure for the Future Innovation and Collaboration’. (LS/YZ/Hms ATR BPN/NAL)







