Manado – Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan mengatakan, penanganan sampah di Kota Manado menjadi perhatian serius pemerintah. Karena itu dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan difokuskan untuk pekerjaan TPA.
“Tahun ini kami akan prioritas benahi dan tata TPA sehingga memiliki daya tampung untuk sampah yang ada,” ujarnya.
Dia juga mengatakan, pemerintah akan mengadakan incinerator di tiap-tiap kecamatan, agar sampah menuju TPA bisa dikurangi.
Sementara itu, Wali Kota Manado Vicky Lumentut mengatakan, TPA Sumompo perlahan-lahan akan ditutup sambil menunggu TPA Regional di Minut dari Pemerintah Provinsi akan beroperasi.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Dia juga mengatakan, penanganan sampah akan dialihkan kecamatan. Di setiap kecamatan akan disediakan incinerator untuk membakar sampah.
“Jadi masyarakat akan diajarkan untuk memilah sendiri sampah kering dan basa dari rumah masing-masing. Sehingga ketika di kecamatan sampah tinggal di bakar,” ungkapnya.
Dia mengakui, banyak produksi sampah di Kota Manado setiap hari dipengaruhi oleh pertumbuhan ekonomi. “Jadi sampah banyak menandakan perekonomian warga di Kota Manado maju,” tambahnya.(*)






