Manado – Penyaluran dana untuk warga Lanjut Usia (Lansia) di kota Manado, di situasi pandemi Covid-19 saat ini, akan dilakukan dengan cara non tunai.
Hal itu disampaikan Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut,SH, M.Si, DEA usai melakukan rapat melalui Video Converence (Vicon) dengan Pimpinan Cabang (Pimcab) Bank Rakyat Indonesia (BRI) Manado,Kamis (14/05)
Dijelaskannya, rapat tersebut membahas terkait rencana penyaluran dana bantuan Lansia kota Manado.
“Berdasarkan saran atau rekom dari BPK-RI Perwakilan Sulut dan hasil rapat dengan pimpinan BRI cabang manado. Sepakat bahwa dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini, maka penyaluran dana lansia tahun 2020 dengan cara non tunai. Nantinya, penerima dana bantuan Lansia akan diberikan buku tabungan dan kartu ATM,” ucap Walikota GSVL.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Dikatakan Walikota GSVL, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado akan melakukan validasi data nama-nama calon penerima dana bantuan Lansia.
“Pemkot akan mengawali dengan validasi data nama calon penerima dana lansia, dengan mengumumkan melalui pengeras suara oleh kepala lingkungan masing-masing,”tandas Walikota GSVL.
Walikota GSVL, menginstruksikan kepada Camat,Lurah dan Kepala Lingkungan, untuk disosialisasikan kepada para lansia.
“Ayo kawan-kawan camat, lurah dan Pala (Kepala Lingkungan). Sosialisasikan kepada para Lansia, supaya tertib semua administrasi pemerintahan. Salam sehat semua,”pungkas Walikota GSVL.
Ikut bersama dalam Vicon tersebut, Inspektur Kota Manado, Atto Bulo, Kaban Keuangan dan Aset Daerah, Johnly Tamaka, Jubir Satgas Gugus Tugas Covid-19, di Kota Manado, drg. Sanil Marentek, Kabag Pem-Humas Setda Kota Manado, Sonny M. Takumansang. (*/JM)






