Manado-Walikota Manado Andrei Angouw, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2027, di Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut, Kamis (09/04/2026).
Dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Perumahan dan Permukiman Maruara Sirait, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti, jajaran pejabat kementerian, BPS Pusat, anggota DPR RI, serta Gubernur Sulut Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE.
Hadir pula istri Wakil Gubernur Sulut, Forkopimda Sulut, Sekprov Sulut, para bupati dan walikota se-Sulut, Sekda kabupaten/kota, staf khusus gubernur, pejabat teknis, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan undangan lainnya.

- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
- Penutupan Latsar Yantek Batch 1, PLN UP3 Tahuna Dorong Petugas Semakin Tangguh dan Profesional
Musrenbang RKPD Provinsi 2027 ini menjadi ruang penting untuk menampung beragam usulan, masukan, dan aspirasi yang sebelumnya telah disusun pada Musrenbang tingkat kabupaten/kota se-Sulut.
Aspirasi yang dihimpun dari hasil reses anggota DPRD provinsi juga menjadi bagian dari penyempurnaan arah pembangunan tahun 2027.

Dalam forum ini, pemerintah provinsi menegaskan seluruh usulan akan diselaraskan dengan program prioritas, arah kebijakan pembangunan, serta kemampuan keuangan daerah.
Penyusunan RKPD 2027 menjadi pondasi bagi arah pembangunan Sulut yang lebih terukur, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Selain Gubernur Sulut yang memaparkan program strategis daerah untuk tahun 2027, Menteri Dalam Negeri, Menteri Perumahan dan Permukiman, serta Kepala BPS RI turut menyampaikan materi yang memperkuat arah perencanaan pembangunan di Sulut.
Sementara, Walikota Andrei Angouw menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Manado untuk terus berkolaborasi dalam penyusunan perencanaan pembangunan yang selaras dengan visi Provinsi Sulut.
Musrenbang ini menjadi ruang sinkronisasi agar program pembangunan pusat, provinsi, dan kota dapat berjalan efektif dan memberi dampak nyata untuk masyarakat.(*/jan)








