Gorontalo – Pemerintah Kota Gorontalo sangat memprioritaskan penanganan pandemi Covid-19. Hal ini dilihat dari APBD 2020, 2021 dan 2022 begitu besar alokasi anggaran yang di arahkan untuk pengendalian covid sampai dengan kegiatan vaksinasi.
Wali Kota Gorontalo Marten Taha mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Gorontalo memprioritaskan Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, Serta Agama dan Budaya dengan tetap memperhatikan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.
“Hal-hal yang sangat menonjol di APBD 2022 ini adalah prioritas yang menjadi perhatian kita bersama yaitu penanganan pandemi, ” Ujar Wali Kota Marten Taha saat membuka sosialisasi permendagri No 27 tahun 2021 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2022 dan Bimtek Tim anggaran Pemerintah Daerah (TPAD) Kota Gorontalo. Jumat, (8/10/2021).
Dikatakan Wali Kota, dalam menyusun APBD tahun 2022 kita wajib mengalokasikan anggaran yang memadai untuk mendukung penanganan pandemi covid-19 yang dampaknya meliputi dukungan pemulihan ekonomi daerah.
- Komisi III Deprov Gorontalo Bahas Layanan Medical Check-Up Terintegrasi di RSPAD
- Diduga Berselisih, Satpam Ditemukan Tewas Dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur Purwakarta
- Sambut HUT ke-81 RI, Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Pastikan Keandalan Pembangkit Listrik untuk Mendukung Ketahanan Energi Listrik di Sulawesi Tengah
Wali Kota menambahkan, Jajaran Pemkot Gorontalo harus mengoptimalkan sumber dan potensi APBD 2022 sebaik mungkin untuk digunakan secara terarah dan tepat sasaran.
” APBD 2022 nanti secara keseluruhan berorientasi kepada kepentingan publik, yang akan berimplikasi pada pemulihan ekonomi yang di akibatkan covid-19,” Ucap Wali Kota. (***)








