Gorontalo-Kunjungan kerja Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Drs. Ridwan Monoarfa, saat mengechek langsung kondisi jembatan bambu yang menjadi satu-satunya akses menuju lahan pertanian Warga Bulontio Timur, Rabu (17/4/2025).
Jembatan yang dibangun secara swadaya dari bambu itu kini dalam keadaan sangat rapuh dan rawan ambruk. Padahal, jembatan tersebut menjadi jalur bagi masyarakat untuk menuju dan membawa hasil panen dari lahan pertanian seluas sekitar 50 hektare.
Ridwan Monoarda tidak hanya melihat kondisi jembatan, tetapi juga menyusuri area lahan pertanian warga guna memastikan langsung situasi di lapangan. Dalam kunjungan itu, Wakil kKetua DPRD mendengarkan aspirasi dari kelompok tani yang menginginkan pembangunan jembatan gantung permanen yang bisa dilalui kendaraan roda dua.
“Saya hadir di sini karena undangan warga yang ingin kami lihat langsung kondisi akses mereka. Ini bukan cuma soal infrastruktur, tapi juga soal keselamatan dan akses ekonomi masyarakat. Saya akan bawa ini ke pembahasan dengan Dinas teknis dan Pemerintah Provinsi Gorontalo,” ujar Ridwan Monoarfa.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Warga berharap pembangunan jembatan gantung bisa segera direalisasikan, mengingat pentingnya akses tersebut untuk mendukung produktivitas pertanian mereka, khususnya jagung yang menjadi komoditas utama.
Ditambahkan pula bahwa, infrastruktur penunjang seperti ini harus menjadi prioritas, terutama di wilayah yang menjadi sentra pertanian dan masih minim perhatian. Dirinya akan berupaya mengawal aspirasi ini dan berharap warga bersama sama memberi dukungan hingga mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pihak terkait. (***)








