Morut-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mowali Utara (Morut) menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Pemerintah Desa (Pemdes) Ganda-Ganda dan sejumlah pihak Perusahaan tambang yang berinvestasi diwilayah tersebut, di ruang Komisi II DPRD Morut, Senin (19/06/2023).
RDP tersebut digelar untuk menindak lanjuti laporan dari sejumlah masyarakat Ganda-Ganda, terkait adanya dugaan penyaluran Dana Corporate Social Responsibility (CSR) oleh Kepala Desa (Kades) Ganda-Ganda, yang dinilai tidak transparan dan syarat adanya penyimpangan.
RDP ini di Pimpin Wakil Ketua 1 DPRD Morut, Wahyu Hidayat Sudirman SIP, di dampingi Wakil Ketua II DPRD Morut, Muhammad Safri, dihadiri Asisten 1 Bidang Pemerintahan Dan Kesra Morut, Drs Viktor A Tamehi, Anggota DPRD Morut, Yanto Baoli dan Ahlidin Haddade, perwakilan Polsek Petasia, Dinas PMD Morut, Camat Petasia, Novry Nadjamudin SE, Kades Ganda – Ganda, Caeruddin Azis, PT MPR, PT Trinusa Dharma Utama, PT SSP, PT Hoffment Internasional, serta perwakilan masyarakat Ganda-Ganda.
Wakil Ketua 1, Wahyu Hidayat, dalam kesimpulan rapat tersebut, meminta kepada Pemda Morut untuk melakukan pengawasan, sekaligus pembinaan terkait penyaluran dan pengelolaan dana CSR sebesar 30 persen dan 70 persen yang telah diterima untuk program desa serta pemberdayaan masyarakat Ganda-Ganda, termasuk membentuk tim khusus untuk melakukan kajian dan evaluasi atas dana yang disalurkan oleh Perusahaan yang berada di wilayah Ganda-Ganda.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Selain itu, Pemdes Ganda-Ganda diminta untuk mengkordinasikan ke Dinas PMD Morut, sehubungan dengan mekanisme penyaluran dan pengelolaan dana CSR tersebut.
“Kami berharap, kekeliruan yang terjadi selama ini, soal mekanisme penyaluran dana CSR di Ganda-Ganda tidak terulang kembali, sehingga setiap program pembangunan yang menggunakan dana CSR tersebut, bisa tepat sasaran dan bermanfaat besar bagi kepentingan masyarakat yang ada di desa, ” tandas Ketua DPD Partai Nasdem Morut itu. (NAL)







