Manado – Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O.E. Kandouw mengatakan, Pemprov Sulut telah bertindak cepat memfasilitasi warganya yang terdampak kerusuhan yang terjadi di Wamena, Papua beberapa waktu lalu dengan mengirimkan tim ke lapangan untuk menyalurkan bantuan yang diperlukan pengungsi.
“Tadi Pak Kaban Kesbangpol, Karo Pemerintahan dan Kepala BPBD Sulut sudah melaporkan bahwa puji Tuhan semua warga Sulut di Wamena dalam keadaan aman, sehat dan tentram,” kata Wagub Kandouw di ruang kerjanya, Selasa (8/10/2019).
Kandouw menyebut bantuan yang diberikan kepada warga Sulut berupa bantuan makanan dan minuman dam lainnya.
“Itu sudah didistribusikan, untuk bantuan lainnya seperti bantuan natural dan keuangan semua sudah dicover,” beber Kandouw.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Tak hanya itu, Lanjut Kandouw, sesuai perintah Gubernur Olly Dondokambey, tim juga akan kembali ke Wamena dalam waktu dekat ini untuk mengangkut warga Sulut yang ingin pulang ke kampung halaman di Sulut.
“Akan dibantu lewat pesawat Hercules, mungkin 167 orang Sulut yang akan pulang ke Manado. Khusus warga Sulut pihak TNI AU berikan gratis, jadi tidak ada masalah,” ucap Kandouw.
Kandouw juga meminta kepada warga Papua yang ingin menimba ilmu di Sulut agar tidak perlu khawatir.
“Kami menyambut baik. Tetap kita satu keluarga ciptaan Tuhan. Silahkan kembali melanjutkan studi kalian di sini, tak ada dendam diantara kita. Orang Papua yang ada di Sulut boleh anggap kampung halaman sendiri. Jadi tak usah ragu berada di Sulut,” tutup Kandouw. (*/JM)






