Manado- Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Drs Steven Kandouw, menerima kunjungan kerja (kunker) tim dari Kemendagri dan Kemenag RI, Selasa (23/1/2024) di Kantor Gubernur Sulut.
Pertemuan ini membicarakan beberapa hal, mulai dari peresmian rumah ibadah hingga kerukunan.
Wagub Kandouw mengatakan hidup berdampingan antar umat beragama sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Tak heran Sulut menjadi salah satu daerah paling harmonis di Indonesia.
“Ini menjadi kewajiban kita untuk menjaga (kerukunan). Sebagaimana visi misi Pak Gubernur bahwa kerukunan harus menjadi prioritas,” tuturnya.
- Tim Futsal Setwan Sulut Pastikan Lolos Ke Babak Gugur : Sapu Bersih Kemenangan Di Penyisihan Group
- Rinny Silangen-Tamuntuan : Keberhasilan Suami Tak Lepas Peran dan Dukungan dari Seorang Istri
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
Pada kesempatan itu, dia juga menerangkan program Pemprov Sulut berupa Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan (Perkasa). Dimana inovasi ini memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja kerohanian (tokoh agama) sampai penjaga rumah ibadah.
“Ini program Pak Gubernur dan satu-satunya di Indonesia,” jelas Wagub Kandouw kepada tim Kemendagri dan Kemenag RI.
Kandouw melanjutkan komitmen Pemprov Sulut dalam memberikan jaminan sosial bagi masyarakat termasuk pekerja keagamaan tersebut membuat Sulut dianugerahi penghargaan Paritrana Award selama empat tahun berturut-turut.
Dia juga menginfokan bahwa dalam waktu dekat rencananya akan ada peresmuan dua gedung Islamic Center di Sulut.
Turut hadir, Asisten III setdaprov Sulut, Fransiscus Manumpil, Kepala Kesbangpol Sulut, Fery Sangian, dan Ketua FKUB Sulut dan stakeholder terkain lainnya. (*)





