Manado- Wakil Gubernur Sulawesi Utara (Sulut), Drs Steven Kandouw, menerima kunjungan kerja (kunker) tim dari Kemendagri dan Kemenag RI, Selasa (23/1/2024) di Kantor Gubernur Sulut.
Pertemuan ini membicarakan beberapa hal, mulai dari peresmian rumah ibadah hingga kerukunan.
Wagub Kandouw mengatakan hidup berdampingan antar umat beragama sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Tak heran Sulut menjadi salah satu daerah paling harmonis di Indonesia.
“Ini menjadi kewajiban kita untuk menjaga (kerukunan). Sebagaimana visi misi Pak Gubernur bahwa kerukunan harus menjadi prioritas,” tuturnya.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Pada kesempatan itu, dia juga menerangkan program Pemprov Sulut berupa Perlindungan Pekerja Sosial Keagamaan (Perkasa). Dimana inovasi ini memberikan perlindungan jaminan sosial bagi pekerja kerohanian (tokoh agama) sampai penjaga rumah ibadah.
“Ini program Pak Gubernur dan satu-satunya di Indonesia,” jelas Wagub Kandouw kepada tim Kemendagri dan Kemenag RI.
Kandouw melanjutkan komitmen Pemprov Sulut dalam memberikan jaminan sosial bagi masyarakat termasuk pekerja keagamaan tersebut membuat Sulut dianugerahi penghargaan Paritrana Award selama empat tahun berturut-turut.
Dia juga menginfokan bahwa dalam waktu dekat rencananya akan ada peresmuan dua gedung Islamic Center di Sulut.
Turut hadir, Asisten III setdaprov Sulut, Fransiscus Manumpil, Kepala Kesbangpol Sulut, Fery Sangian, dan Ketua FKUB Sulut dan stakeholder terkain lainnya. (*)







