Manado-Wakil Gubernur (Wagub) Drs Steven OE Kandouw menghadiri Rapat Pleno VIII Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) DPD Sulawesi Utara (Sulut), di Gereja Katolik Paroki Santo Mikael Perkamil, Manado, Sabtu (09/03/2024).
Ketua WKRI Cabang Santo Ignatius Manado, Deisy Korompis mengatakan, kehadiran Wakil Gubernur Steven Kandouw menjadi satu kebanggaan bagi kami sebagai pengurus.
“Kami tentunya sangat mengapresiasi poin-poin yang disampaikan Pak Wagub,” ucap Korompis.
Dimana, kata Korompis, Wagub Kandouw menyampaikan peran ibu-ibu ditengah pelayan gereja maupun di tengah masyarakat sangatlah penting.
- Manado Tuan Rumah Rakernas PGIW-SAG 2026, Wawali Richard Sualang: Siap Sambut Peserta dengan Kebersamaan dan Keramahan
- Terkait Sulut Peringkat 1 Indikator NEET, Magdalena Wulur: Perlu Dipahami Secara Proposional, Agar Tidak Timbul Persepsi Keliru di Masyarakat
- Semangat HUT ke-81 RI, YBM PLN Penyalur Bantuan Bagi Korban Banjir dan Longsor di Tamako
“Salah satunya peranan ibu-ibu turut menunjang program pemerintah yaitu Marijo Ba Kobong,” terangnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Steven Kandouw dalam kesempatannya mengatakan, para ibu paling suka untuk ba kobong. Begitu juga masalah stunting.
“Artinya peranan ibu-ibu sangat penting untuk memperhatikan gizi, untuk ibu hamil dan anak-anak karena ini luar biasa penting,” imbuh Wagub.
Orang nomor dua di Provinsi Sulawesi Utara ini juga mengingatkan para Ibu tidak melupakan tugas dan kewajiban dalam keluarga.
“Ibu bisa menjadi bunga penyejuk di tengah keluarga. Tetaplah menjadi inspirasi bagi anak-anak, dan teruslah mengajarkan hal-hal positif tentang takut akan Tuhan,” pungkas Wagub Kandouw. (*)








