Manado-Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, Drs Steven Kandouw, menghadiri acara penamatan lulusan kelas XII SMA Negeri 8 Manado tahun ajaran 2023-2024 yang digelar, Selasa (11/6/2024).

Dalam sambutannya, Wagub Kandouw mengaku turut berbahagia bersama dengan orang tua siswa yang anaknya telah melewati jenjang pendidikan SMA. “Harus bangga karena capaian lulusan SMA satu hal yang luar biasa,” ujarnya.

- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Wagub Kandouw menjelaskan satu istilah Ninja yang mengibaratkan seseorang yang belum punya pendapatan (no income), tidak memiliki pekerjaan (no job) dan tidak ada aset (no aset).
Bersyukur bagi lulusan SMA walaupun belum ada pendapatan dan pekerjaan tapi punya aset berupa ijazah.
Sehingga memungkinkan mereka menapaki masa depan, baik melanjutkan pendidikan ataupun memasuki dunia kerja.

Terlebih saat ini Pemprov Sulut dibawah kepemimpinan OD-SK (Olly Dondokambey-Steven Kandouw) memfasilitasi peluang untuk magang ke Jepang dengan gaji yang menjanjikan, bagi pekerja asal Sulut, termasuk lulusan SMA. “Yang penting ada tekad, ada ikhtiar, yang penting ada semangat,” imbuh Wagub.

Lebih jauh dia menyampaikan selamat kepada semua siswa-siswi yang telah dinyatakan lulus. “Banyak selamat, jalan masih panjang, di mana ada usaha di situ ada jalan,” tandasnya.
Steven Kandouw pun ikut berbaur dan mengabadikan momen kebahagiaan lewat foto bersama lulusan SMA Negeri 8 Manado. (*/Advetorial)












