Morut – Wakil Bupati Morowali Utara H. Djira K meninjau kegiatan pelatihan Korps Sukarela (KSR) Palang Merah Indonesia (PMI) Morut yang mulai dilaksanakan di Tompira, Senin (22/11/2021).
Sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kabupaten Morut, Wabup Djira menyampaikan apresiasi dari bupati yang selalu mendampingi pemda dalam urusan kemanusiaan.
“Saya merasa bangga dengan aktivitas PMI yang sangat intens sejak terbentuknya beberapa bulan lalu, sesuai laporan Kepala Markas PMI Morut.”
Wabup Djira juga berharap agar dengan adanya pembekalan ini, setiap anggota wajib memiliki keterampilan dan sikap mental yang baik dan selalu kompak.
- Banggar Dan TAPD Sulut Rampungkan Pembahasan Perubahan KUA-PPAS 2026 : Penandatanganan Nota Kesepakatan Siap Diparipurnakan
- BI Sulut Raih Dua Penghargaan dari Pemkot Tomohon, Kontribusi di TIFF 2026 Diapresiasi
- Wali Kota Caroll Kenang 40 Tahun Pengabdian Theodorus Kalumata, Teladan bagi Generasi Penerus
Ia berharap pelatihan ini memberi manfaat bagi diri sendiri dan juga masyarakat.
PMI bisa jadi garda terdepan untuk mengambil peran untuk situasi-situasi sulit secara sukarela.
Sukarela artinya memiliki niat, keikhlasan, ketulusan yang tidak dibatasi oleh materi.
Hadir Kepala Markas PMI Morowali, Sukri selaku Koordinator Trainer PMI Sulteng, tugas pokok PMI dalam hal pembinaan, menjadi kebanggaan bahwa 2021 Morut yang pertama adakan KSR.
Dalam kesempatan itu kepada Wabup Djira, ia mengatakan beberapa hal yang akan menjadi keahlian peserta.
Ketua PMI Morut Febriyanti berharap pelatihan ini bisa berakhir baik.
Pelatihan dimaksudkan agar relawan siap terjun ke lokasi bencana bila sewaktu-waktu ada bencana. (*/Jhonny)







