Morut – Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, meminta kepada Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijajaran Pemda Morut, agar bisa mengakomodir dengan baik, seluruh usulan prioritas satu yang ada di Desa di tahun 2024.
Pernyataan tersebut, di sampaikan Wabup Djira, saat membuka kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrembang) tingkat Kabupaten Morut 2023, di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Rabu (15/03/2023).
Adapun tema yang di usung dalam Musrembang kali ini, adalah Pemantapan Dan Perluasan Rantai, Nilai Ekonomi Untuk Memperkuat Daya Saing Daerah.
Hadir dalam kegiatan itu, Unsur Forkopimda Morut, Pejabat Eselon II, III, IV dijajaran Pemda Morut, Ketua KPUD Morut, Yusri Ibrahim SE, para Kepala Desa (Kades), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
- Berkontribusi Pengembangan Geotermal di Indonesia, Kementerian ATR/BPN Dapat Penghargaan dari Kementerian ESDM
- Tak Perlu Menunggu Tanpa Kepastian, Masyarakat Rasakan Manfaat Pengukuran Terjadwal Saat Sertipikasi Tanah
- Mulai 17 Agustus 17 Kantah Terapkan Peralihan Hak Terintegrasi, Urus Balik Nama Maksimal 10 Hari
Pada kesempatan itu, Wabup Djira, memaparkan sejumlah keberhasilan program Pemda Morut selama 2022 , seperti menekan angka kemiskinan hingga turun 12, 58 persen, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami kenaikan, serta meningkatnya ekonomi makro dimasyarakat.
” Pembangunan Infrastruktur jalan dan jembatan juga mengalami peningkatan cukup signifikan di 2022, ” kata Mantan Kadisdikbud Morut.
” Kami juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, termasuk DPRD Morut yang sudah merealisasikan pokok – pokok pikirannya (Pokir) bagi kepentingan masyarakat banyak, ” ujar Wabup Djira.
Sementara itu, Ketua Panitia Musrembang, Anugrah Kristanto Toweula, melaporkan, tujuan digelarnya Musrembang tersebut, sebagai acuan dasar dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Morut di 2024 nantinya.
” Harapan kami lewat Musrembang ini, sinersitas dari semua stakehoulder yang ada, akan melahirkan satu kesatuan kebijakan pembangunan yang simultan dan terencana dengan baik di 2024, ” jelas Kris Toweula. (NAL)








