Morut-Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara (Morut), H Djira K SPd MPd, secara resmi membuka kegiatan Fokus Group Discusion (FGD), terkait Penyusunan Dokumen Kajian Resiko Bencana (KRB) Morut, Provinsi Sulteng, di Aula kantor Bappelitbangda Morut, Kamis (24/08/2023).
FGD tersebut merupakan inisiasi langsung BPBD Morut bekerjasama dengan Puslitbang Kebencanaan Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Hasanuddin (Unhas) Makasar.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala BPBD Morut, Delfia Parenta ST, Pimpinan OPD dijajaran Pemda Morut, sejumlah perwakilan Pimpinan Perusahaan, serta tamu undangan lainnya.
Wabup Djira, dalam sambutannya, menjelaskan, Morut merupakan salah satu daerah yang tidak bisa dihindari dari rawan bencana, salah satunya adalah kebakaran.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“FGD ini sangat penting, dalam rangka memberikan pemahaman kepada kita semua, terkait masalah kebencanaan, khususnya dalam menyimpulkan dokumen KRB nantinya, ” jelas Mantan Kadisdikbud Morut itu.
Ia berharap, FGD yang di gelar tersebut, dapat menambah wawasan serta ilmu pengetahuan bagi seluruh stakehoulder terkait, tentang kebencanaan, baik cara mengatasinya maupun penanggulangan pasca bencana.
“Kami juga berterima kasih atas kehadiran para nara sumber yang sudah bisa membagi ilmunya, dalam upaya mendukung penuh visi daerah ini, yakni terwujudnya Morut yang sehat, cerdas, dan sejahtera (SCS), ” ujarnya. (NAL)







