Wali Kota Manado Andrei Angouw
Manado – Adanya temuan 5 kasus probable varian Omicron, yakni 2 kasus dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Amerika Serikat dan Inggris. Lalu, 3 kasus probabel lainnya merupakan Warga Negara Asing (WNA) dari Tiongkok yang datang ke Manado, membuat pemerintah menaikkan level kewaspadaan akan penyebaran virus varian baru dari Virus Covid 19.
Langkah pertama adalah dilakukan pengetatan disemua pintu masuk daerah seperti Bandara dan Pelabuhan dengan menerapkan system karantina selama 14 hari bagi warga negara Indonesia (WNI) yang melakukan perjalanan dari luar negeri dan warga negara asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia.
Kedua, program vaksinasi dipacu agar semua warga Manado sudah disuntik vaksin. Hal ini karena dengan adanya vaksinasi lengkap maka pandemic virus ini bisa diputus. Sesuai dengan data valid 80 persen warga yang meninggal karena tertular Virus Covid 19 varian delta disebabkan karena tidak divaksin.
Apalagi, Omicron dikabarkan memiliki penularan yang lebih tinggi dari varian Delta, meski belum ada bukti bahwa varian ini meningkatan efek keparahan terharap orang yang terpapar.
- Supardi : Kantah ATR/BPN Morut Pastikan Hadirkan Pelayanan Pertanahan Berkeadilan
- Gubernur Yulius Koordinasi Bersama Menaker, Dorong Revitalisasi BLK dan Perluasan Pelatihan Kerja
- BPKP Sulteng Serahkan LHEPP Pemda Morut TA 2026, Bupati Delis : Hasil Evaluasi Berikan Sejumlah Masukan Penting Untuk Perbaikan
“Gejala-gejala virus COVID-Omicron baru ini adalah Tidak batuk dan Tidak ada demam namun akan banyak merasakan nyeri sendi, sakit kepala, nyeri di leher, sakit punggung bagian atas dan pneunomia”ujar Wali Kota Manado Andrei Angouw.
Covid Omicron ini lebih mematikan dari gelombang pertama Covid-19.
“Kita harus berhati-hati dan mengambil segala macam tindakan untuk memperkuat pencegahan virus corona.
Jangan lupa untuk segera Vaksin bagi yang belum lengkap bahkan belum sama sekali. Sayangilah dirimu, sayangilah keluargamu serta sesamamu sehingga Manado segera mencapai herd imunity,” pesan Wali Kota.(*/Mal)








