Baturube – Rumah Sakit Pratama Baturube yang dibangun sejak 2020, akan segera dioperasikan bila izin-izin yang diperlukan sudah terbit dan sarana prasarana vital sudah tersedia.
“Dalam waktu tidak terlalu lama, rumah sakit ini akan beroperasi melayani masyarakat,” kata Bupati Delis di sela-sela peninjauan gedung RS Pratama itu di Baturube, Selasa (24/5).
Dengan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Morut Febrianthy DJ. Hehi, Camat Baturube dan Kepala Puskesmas Baturube, Delis berkeliling meninjau bangunan dan halaman RS ini.
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Morut Alnoberniat Sanampe mengatakan bahwa RS Pratama Baturube ditargetkan sudah bisa beroperasi mulai Juli 2022.
- Jalin Komitmen Bersama KPK Dan Pemda Se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN : Untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bangun Motivasi Jajaran, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri Penghargaan kepada Satker Pengelola Kearsipan Terbaik
- Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan
Ada beberapa hal mendasar untuk pengoperasian RS tersebut yakni penyediaan daya listrik, izin operasi dari Kemenkes dan personil seperti dokter, perawat, bidan, dan tenaga lainnya, termasuk Kepala RS.
“Nah, izin-izin yang diperlukan belum bisa diurus kalau kepala RS belum ada,” ujar Nober, panggilan akrabnya.
Bangunan dua lantai RS Pratama Baturube ini tampak cukup megah, dengan halaman yang mulai dibersihkan.
RS Pratama Baturube diproyeksikan akan melayani masyarakat di dua kecamatan yakni Bungku Utara dan Mamosalato. (*/John)






