MANADO – Wisata alam bawah laut masih menjadi andalan Kota Manado dan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Hal ini terlihat dengan besarnya minat wisatawan baik lokal maupun mancanegara yang lebih memprioritaskan Taman Laut Bunaken sebagai tujuan wisata.
Pasalnya, keindahan alam bawah laut Bunaken dengan biota laut yang terbilang langka masih menjadi perhatian dunia internasional.
Olehnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Manado melalui Dinas Pariwisata (Dispar) terus mendukung potensi wisata bawah laut Bunaken dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
- Kesepakatan Berhasil Dicapai, Pemprov Sulut Dan DPRD Resmi Menandatangani Nota Kesepahaman KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027
- Wujudkan Pemerataan Energi di Daerah 3T, PLN Resmikan Peningkatan Layanan Listrik 24 Jam di Pulau Beeng Laut, Bebalang, dan Siladen
- 36 Anggota Paskibraka Tomohon 2026 Resmi Dikukuhkan, Caroll Senduk: Jaga Kehormatan Sang Merah Putih
Pelaksanaan pelatihan FreeDive untuk Instruktur dan Pecinta Bawah Laut digelar Dispar Manado di Talassa Diving. Kelurahan Molas, Kecamatan Bunaken, Kamis (08/10).
Kepala Dispar Manado Dra Lenda Neivy Pelealu MSi melalui Kepala Bidang Kelembagaan Steven Runtuwene SSos mengatakan pemerintah sangat intens terhadap industri pariwisata di Kota Manado.
Sehingga, untuk meningkatkan kualitas SDM khususnya mereka yang berhubungan dengan wisata bawah laut perlu dibekali dengan ilmu.
“Kita tahu bersama, Taman Laut Bunaken dengan keindahan panorama bawah lautnya telah menjadi obyek wisata andalan di Kota Manado. Olehnya, kita perlu memperbanyak instruktur selam dan pecinta bawah laut dengan menggelar pelatihan-pelatihan,”tukas Runtuwene.
Dirinya berharap, dengan pelatihan yang dilaksanakan tersebut, akan menciptakan instruktur selam dan pecinta bawah laut yang handal.
“Kita berharap semakin banyak orang yang bisa menikmati keindahan bawah laut Bunaken dengan dibimbing para guide yang profesional,”pungkas Runtuwene.(*)








