Minut-Pjs Bupati Kabupaten Minut, Clay JH Dondokambey SSTP MAP, mengungkapkan tim surveilans ini akan membuat pendampingan kepada ada tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulut dan Dinkes Kabupaten Minut untuk memverifikasi Minut menjadi Kabupaten bebas malaria.
“Kalau itu terverifikasi dan benar maka nanti Kabupaten Minut kita doakan akan menerima penghargaan dari Menteri Kesehatan (Menkes) pada Hari Kesehatan Nasional, tapi saya sampaikan tadi kepada tim tersebut bahwa kita tidak mengejar prestasi di atas kertas,” ucap Clay.
“Hanya sampai pada terpenuhinya indikator-indikator penilaian dan memperoleh penghargaan tapi sebenarnya kita kejar adalah keberadaan dan kebenaran riil di masyarakat bahwa memang kita bebas dari malaria dengan upaya-upaya pencegahan dari semua stakeholder kesehatan,” sambungnya.
Dijelaskannya, yang paling berperan disini tentu bukan hanya dari Dinkes tetapi lebih berperan juga sebenarnya Puskesmas termasuk pemerintah setempat dalam hal ini Pemerintah Desa dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.
- Regulasi Pembatasan Gawai Untuk Siswa, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut Louis Schramm Berikan Apresiasi Kepada Gubernur Yulius Selvanus
- Evaluasi Kinerja Triwulan 1, Komisi IV DPRD Sulut Hearing Dengan Dinas Pendidikan Daerah
- Hadirkan Listrik Tanpa Kedip, PLN Sukses Kawal Kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Pulau Miangas Sulawesi Utara
“Indikator-indikator yang harus dipenuhi supaya lingkungan masyarakat itu sehat dan bebas dari malaria, itu yang paling utama, disamping kedua peran dari Hukum Tua, Puskesmas, pemerintah setempat, dan yang paling penting kesadaran masyarakat,” pungkasnya.
Turut hadir Tim surveilans Kemenkes RI, Ketua TP PKK Kabupaten Minut ibu Sylvia Anita Dondokambey Tambelu ST, Plt Kepala Dinkes Minut dr Alain Vincent Beyah, Sekertaris Dinkes Minut dr Debby Montung, Kaban Kesbangpol Minut Forsman Dandel.(***)






